Gedung SRT 4 Soreang, Kabupaten Bandung. Foto: dok Brantas Abipraya.
Brantas Abipraya Selesaikan Pembangunan SRT 4 Soreang
Husen Miftahudin • 5 August 2026 19:19
Jakarta: PT Brantas Abipraya (Persero) menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Soreang, Kabupaten Bandung. Hal ini sebagai dukungan terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak, modern, dan inklusif.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan penyelesaian pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program strategis pemerintah di sektor pendidikan.
"Bagi Brantas Abipraya, setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat nyata. Sekolah ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga mampu membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak," ujar Dian dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 Agustus 2026.
Dian menilai pembangunan infrastruktur pendidikan memiliki peran penting dalam memperluas pemerataan akses belajar di berbagai daerah. Menurut dia, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.
"Melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, kami ingin turut menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan, memperluas akses pendidikan, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing," tegas Dian.
Tegaskan pemerataan pendidikan
SRT 4 Soreang, Kabupaten Bandung, mulai beroperasi dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 pada Rabu, 5 Agustus 2026. Sebanyak 560 siswa, terdiri atas peserta didik baru dan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan, mulai mengikuti kegiatan di lingkungan sekolah berasrama tersebut.
Pembukaan MPLS diresmikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen untuk memastikan Program Sekolah Rakyat mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Dudung menyatakan SRT 4 Kabupaten Bandung menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menjamin hak setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur dan ekosistem pendidikan di kawasan tersebut mencerminkan sinergi antarlembaga dalam menghadirkan layanan pendidikan yang layak guna mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.
.jpeg)
(Aktivitas kegiatan belajar mengajar di SRT 4 Soreang, Kabupaten Bandung. Foto: dok Brantas Abipraya)
Infrastruktur dan fasilitas siap digunakan
Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah siap difungsikan.
Fasilitas yang tersedia meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA; asrama siswa; rumah susun tenaga pendidik; ruang makan; kantin; tempat ibadah; gedung serbaguna; serta sarana pendukung lainnya.
Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan berbasis asrama. SRT 4 Kabupaten Bandung menampung total 560 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.
Komposisinya terdiri atas Sekolah Dasar (SD): 56 siswa; Sekolah Menengah Pertama (SMP): 229 siswa; dan Sekolah Menengah Atas (SMA): 275 siswa.
Kegiatan MPLS menjadi langkah awal bagi para peserta didik untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran dan kehidupan di lingkungan sekolah berasrama.