Kemensos Percepat Pemenuhan Guru dan Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico saat memaparkan laporan perkembangan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (5/8/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.

Kemensos Percepat Pemenuhan Guru dan Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat

Achmad Zulfikar Fazli • 5 August 2026 18:03

Bandung: Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga pendidik untuk operasional Sekolah Rakyat yang mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027. Rekrutmen guru dan tenaga pendidik terus berjalan agar kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Sekolah Rakyat terpenuhi sesuai jadwal operasional.

"Kami hari ini sedang berproses rekrutmen guru dan tenaga pendidik. Alhamdulillah, guru itu kami butuh sekitar 3.300 orang. Kemudian tenaga pendidik yang terdiri dari wali asuh dan wali asrama itu kurang lebih 5.000 orang. Baru bisa masuk nanti insyaallah pada  1 September," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico di Bandung, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Rabu, 5 Agustus 2026.

Dia mengatakan kebutuhan tersebut diperlukan seiring bertambahnya jumlah Sekolah Rakyat yang mulai beroperasi pada tahun ajaran baru. Selama proses rekrutmen berlangsung, Kemensos menyiapkan skema transisi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

"Kami nanti butuh bantuan Pak Bupati dan Pak Wali Kota untuk bisa dipinjam dahulu sebagai guru tamu dan tenaga pendidik tamu, untuk bisa mengawal anak-anak ini sampai guru dan tenaga pendidik yang aslinya per 1 September," ujar Robben.

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. Foto- dok MI/Ramdani

Selain itu, Kemensos mengusulkan percepatan pengadaan guru melalui pendidikan profesi guru (PPG). Sebab, kebutuhan tenaga pendidik diperkirakan meningkat seiring pengembangan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda pada tahun mendatang.

Kemensos akan berkoordinasi dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) agar mekanisme rekrutmen guru berlangsung lebih cepat.

"Kami mohon izin agar proses pengadaan gurunya melalui PPG bisa dibantu untuk dipercepat. Nanti kami juga akan meminta tolong Pak Deputi beserta para staf khusus untuk mengomunikasikan dan membantu kami bersama-sama di BKN dan KemenPANRB," kata Robben.

Berdasarkan data Kemensos, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan bertahap di 101 Sekolah Rakyat. Untuk mendukung MPLS dan matrikulasi, pemerintah menyiapkan 207 guru tamu untuk MPLS, 2.643 guru tamu untuk matrikulasi, serta 4.987 tenaga pendidik tamu hingga proses rekrutmen guru dan tenaga pendidik definitif rampung.

(Achmad Zulfikar Fazli)