Lomba 17 Agustus di Bengkulu Angkat Budaya Lokal

Ilustrasi lomba panjat pinang, dok MetroTV

Lomba 17 Agustus di Bengkulu Angkat Budaya Lokal

Silvana Febiari • 4 August 2026 08:33

Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengajak seluruh camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW menggelar berbagai perlombaan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI). Kegiatan tersebut mengangkat identitas budaya dan kearifan lokal di masing-masing wilayah.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan perlombaan yang diselenggarakan masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi hiburan. Perlombaan tersebut juga menjadi sarana edukasi budaya dan memperkuat semangat kebangsaan.

"Kita ajak warga untuk menyelenggarakan kegiatan perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya tradisional di masing-masing wilayah yang sejalan dengan program prioritas pemerintah," kata Dedy, dilansir dari Antara, Selasa, 4 Agustus 2026. 
 


Kegiatan bernuansa budaya dalam perayaan Agustusan diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai luhur kebangsaan. Kegiatan tersebut juga dapat memperkuat solidaritas sosial dan mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Perlombaan berbasis budaya daerah diharapkan dapat menjadi media bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan tradisi lokal. Peringatan Hari Kemerdekaan tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan gerakan bersama dalam menjaga persatuan.

Menurut dia, pengintegrasian kearifan lokal dalam perayaan HUT RI penting dilakukan di tengah perkembangan era digital. Tradisi gotong royong dan permainan tradisional dinilai mampu memperkuat interaksi sosial serta mengurangi sikap individualisme generasi muda.


Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu. ANTARA/Anggi Mayasari


Selain menjadi ajang pelestarian budaya, rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kota Bengkulu juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbagai perlombaan yang melibatkan banyak peserta dan pengunjung akan membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka selama kegiatan berlangsung.

Seluruh penyelenggara di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan RT dan RW diminta memastikan keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan kegiatan. Tujuannya agar masyarakat dapat merayakan Hari Kemerdekaan dengan aman dan nyaman.

"Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen tidak hanya menghadirkan kemeriahan seremonial, tetapi juga menyentuh akar rumput melalui pelestarian nilai-nilai tradisi," ungkap Dedy.

(Silvana Febiari)