Ilustrasi freepik
Cara Memisahkan Sampah Plastik dan Botol dengan Benar agar Mudah Didaur Ulang
Putri Purnama Sari • 9 May 2026 12:03
Jakarta: Sampah plastik hingga kini masih menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di Indonesia. Banyaknya penggunaan botol plastik sekali pakai hingga kemasan makanan membuat volume sampah terus meningkat setiap harinya. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara memisahkan sampah plastik dan botol dengan benar.
Padahal, memilah sampah sejak dari rumah menjadi langkah penting untuk membantu proses daur ulang dan mengurangi pencemaran lingkungan. Dengan memisahkan sampah plastik secara tepat, limbah yang masih memiliki nilai guna dapat diolah kembali menjadi produk baru.
Lantas, bagaimana cara memisahkan sampah plastik dan botol yang benar? Berikut infomasinya.
Cara Memisahkan Sampah Plastik dan Botol
1. Pisahkan Berdasarkan Jenis Material
Langkah pertama adalah memisahkan sampah sesuai jenis bahannya. Botol plastik, gelas plastik, kantong plastik, hingga kemasan makanan sebaiknya tidak dicampur dengan sampah organik seperti sisa makanan atau daun.
Selain itu, pisahkan juga botol kaca, kaleng, dan kardus agar lebih mudah diproses saat daur ulang.
2. Bersihkan Sisa Isi dalam Botol
Sebelum dibuang, pastikan botol plastik atau wadah kemasan sudah dibersihkan dari sisa minuman maupun makanan. Sampah plastik yang masih kotor dapat menimbulkan bau dan menyulitkan proses daur ulang.
Caranya, Cukup bilas menggunakan air agar tidak ada sisa cairan atau minyak yang menempel.
3. Lepaskan Tutup dan Label Botol
Tutup botol umumnya terbuat dari jenis plastik yang berbeda dengan badan botol. Oleh karena itu, sebaiknya lepaskan tutup botol sebelum dibuang agar memudahkan proses pemilahan di tempat daur ulang.
Jika memungkinkan, lepaskan juga label plastik atau kertas yang menempel pada botol.
4. Keringkan Sebelum Disimpan
Botol atau kemasan plastik yang masih basah dapat memicu jamur dan bau tidak sedap. Setelah dicuci, keringkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke tempat sampah khusus plastik.
5. Gunakan Tempat Sampah Terpisah
Sediakan minimal dua tempat sampah di rumah, yaitu untuk sampah organik dan anorganik. Sampah plastik, botol, kaleng, dan kaca masuk ke kategori anorganik sehingga bisa dipisahkan sejak awal.
Cara ini akan memudahkan petugas kebersihan maupun bank sampah dalam mengelola limbah.
6. Setorkan ke Bank Sampah atau Tempat Daur Ulang
Sampah plastik dan botol yang sudah dipilah dapat disetorkan ke bank sampah atau tempat daur ulang terdekat. Selain membantu lingkungan tetap bersih, beberapa jenis sampah plastik juga memiliki nilai ekonomi.
Pentingnya Memilah Sampah Plastik

Ilustrasi Medcom.id
Memisahkan sampah plastik dan botol bukan hanya membantu menjaga kebersihan rumah, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Plastik yang tidak dikelola dengan baik bisa mencemari sungai, laut, hingga membahayakan hewan.
Dengan kebiasaan memilah sampah sejak dini, masyarakat dapat ikut mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Jakarta Gaungkan Gerakan Pilah Sampah Jelang HUT ke-499
Gerakan Deklarasi Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta digelar di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Deklarasi "Jaga Jakarta Bersih, Gerakan Pilah Sampah" dan perluasan CFD hingga revitalisasi kawasan Jalan HR Rasuna Said akan menjadi fokus dalam Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta tersebut.