Tanah Datar Diterjang Banjir Bandang, 15 KK Mengungsi

Banjir bandang melanda ke badan jalan, area permukiman warga, serta lahan pertanian di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, Minggu, 11 November 2026. Dokumentasi/ BPBD Provinsi Sumatra Barat

Tanah Datar Diterjang Banjir Bandang, 15 KK Mengungsi

Silvana Febiari • 2 November 2026 13:47

Tanah Datar: Banjir bandang menerjang Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, pada Minggu, 1 November 2026. Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi di wilayah lereng gunung yang menyebabkan debit dan volume air meningkat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan banjir bandang tersebut menyebabkan 15 kepala keluarga (KK) mengungsi ke Musala Surau Gadang.

"Dampak kejadian meliputi 15 unit rumah warga, 15 hektare lahan pertanian, dan 20 kolam ikan. Data tersebut masih menjadi dasar pendataan dampak kejadian di wilayah terdampak," kata Berton dalam keterangan tertulis, Senin, 2 November 2026. 


BPBD Kabupaten Tanah Datar telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi terdampak.


Banjir bandang melanda ke badan jalan, area permukiman warga, serta lahan pertanian di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, Minggu, 11 November 2026. Dokumentasi/ BPBD Provinsi Sumatra Barat


BNPB mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diminta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar serta menjaga saluran drainase agar tetap berfungsi dengan baik.

"Masyarakat juga perlu segera melaporkan kejadian bencana atau titik api kepada BPBD setempat, serta mengikuti informasi resmi dari BNPB dan BPBD," demikian Berton.

(Silvana Febiari)