Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Istimewa.
Puan Desak Penyelidikan Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rahmatul Fajri • 30 June 2026 18:24
Jakarta: Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi yang dialami dr. Eliza Princila Utami Pakaenon atau Icha. Intimidasi diduga dilakukan oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kemudian bahwa ada terjadi perundungan ya itu kan, ya jangan sampai terulang lagi. Kita harus (memastikan) itu harus diselidiki, kemudian kasus hukumnya harus dituntaskan sampai sejelas-jelasnya," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2026.
Baca Juga :
Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola
Puan juga menekankan harus ada ada sanksi hukum bagi anggota DPRD Timor Tengah Utara yang diduga mengintimidasi dokter Icha hingga berujung bunuh diri. Ia mengatakan di samping sanksi pidana, harus ada sanksi etik yang diberikan partai jika terbukti melakukan pelanggaran.
"Namun yang pasti, sanksi hukum atau kemudian penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas," kata Puan.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Freepik.
Sebelumnya, Dokter Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orangtuanya, Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 WITA. Dr Icha tewas bunuh diri karena tekanan psikologis usai diduga diintimidasi dari anggota DPRD TTU saat menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona pada Sabtu, 13 Juni 2026.