Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Elius Gani saat melakukan pengundian apresiasi emas bagi taat pajak di Pangkalpinang, Kamis, 30 Juli 2026. (ANTARA/Aprionis)
Warga Taat Bayar Pajak Motor di Babel Dapat Hadiah Logam Mulia
Silvana Febiari • 30 July 2026 22:17
Pangkalpinang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan hadiah logam mulia bagi warga yang taat membayar pajak kendaraan bermotor. Program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.
"Hadiah emas ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat yang tepat waktu membayar pajak kendaraannya," kata Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Babel Elius Gani, dilansir dari Antara, Kamis, 30 Juli 2026.
Apresiasi emas diberikan kepada lima wajib pajak patuh periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026 melalui pengundian nomor polisi kendaraan. Hadiah yang disediakan berupa dua keping emas satu gram, dua keping emas 2,5 gram, dan satu keping emas lima gram.
Program apresiasi emas bagi warga taat pajak menjadi salah satu upaya Pemprov Kepulauan Babel meningkatkan penerimaan pajak dan pendapatan asli daerah (PAD).
"Program apresiasi emas ini baru pertama kali digelar pemerintah provinsi, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak khususnya pajak kendaraan bermotornya," ujarnya.
Kepatuhan membayar pajak merupakan kunci dalam meningkatkan sumber daya manusia dan pembangunan daerah ini. Setiap pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat.
"Pajak-pajak yang berhasil dikumpulkan ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur pelayanan kesehatan, pendidikan dan keselamatan berlalu lintas dan pembangunan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Ilustrasi. Foto: dok MI.
Menurut dia, apresiasi emas bagi warga taat pajak bukan sekadar kegiatan euforia, tetapi bentuk penghargaan kepada masyarakat yang patuh memenuhi kewajiban pajak. Pemprov Kepulauan Babel juga meningkatkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan.
"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih termotivasi untuk membayar pajaknya secara tepat waktu, sehingga dapat mendorong pembangunan di tengah keterbatasan keuangan daerah ini," tuturnya.