Daftar 10 Pengelola Dana Global Terbesar di Dunia

Gedung Bridgewater Associates. Foto: Stamford Advocate

Daftar 10 Pengelola Dana Global Terbesar di Dunia

Muhamad Marup • 27 August 2026 19:40

Jakarta: Pengelola dana global atau hedge funds adalah perusahaan yang mengelola dana dalam jumlah besar dari investor institusi maupun individu. Perusahaan-perusahaan ini menjalankan berbagai strategi investasi, mulai dari saham dan obligasi hingga komoditas, valuta asing, serta instrumen derivatif.

Berdasarkan data Investment News yang menggunakan laporan per Juni 2025, 10 pengelola hedge fund terbesar di dunia memiliki aset kelolaan atau assets under management (AUM) puluhan miliar dolar AS.

Berikut daftar 10 pengelola dana hedge fund terbesar berdasarkan AUM.

1. Bridgewater Associates

Bridgewater Associates berada di posisi pertama dengan aset kelolaan sekitar US$78 miliar. Perusahaan yang berbasis di Westport, Connecticut, Amerika Serikat, ini didirikan oleh Ray Dalio pada 1975.

Perusahaan ini dikenal dengan strategi investasi global makro yang menyasar berbagai kelas aset. Bridgewater melayani investor seperti wealth fund, endowment, dan berbagai yayasan.

Beberapa produk dari perusahaan ini antara lain, Pure Alpha, Pure Alpha Major Markets, All Weather, dan Optimal Portfolio. Pure Alpha dan Pure Alpha Major Markets berfokus pada perdagangan makro aktif, sedangkan All Weather menggunakan pendekatan alokasi aset untuk menghadapi berbagai kondisi ekonomi.

2. Millennium Management

Millennium Management menempati posisi kedua dengan AUM sekitar US$77,5 miliar. Perusahaan ini didirikan Israel Englander pada 1989.

Perusahaan yang berbasis di New York ini menggunakan pendekatan multi-strategy. Artinya, dana dikelola melalui berbagai strategi investasi dan tim yang berfokus pada kelas aset maupun pendekatan yang berbeda.

Millennium mengalokasikan modal kepada berbagai tim investasi yang menjalankan strategi secara independen dengan investasi mencakup saham, pendapatan tetap, valuta asing, komoditas, dan derivatif. Strategi yang digunakan antara lain relative value, fundamental equity, statistical arbitrage, merger arbitrage, serta event-driven.

3. Elliott Investment Management

Elliott Investment Management berada di posisi ketiga dengan dana kelolaan sekitar US$76,1 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh Paul Singer pada 1977.

Perusahaan asal West Palm Beach, Florida, ini dikenal dengan strategi event-driven dan investasi aktivis. Elliott kerap mengambil posisi pada perusahaan yang dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham melalui perubahan strategi atau tata kelola.

4. Citadel

Citadel menempati posisi keempat dengan AUM sekitar US$67,6 miliar. Perusahaan yang didirikan Kenneth Griffin pada 1990 ini berbasis di Miami, Florida.

Citadel menjalankan multi-strategy melalui 5 bidang utama, yaitu komoditas, kredit dan convertible, saham, global fixed income dan makro, serta strategi kuantitatif global.

5. Man Group

Man Group berada di urutan kelima dengan aset kelolaan sekitar US$66,5 miliar. Perusahaan tersebut didirikan oleh James Man pada 1783.

Perusahaan yang berbasis di London ini merupakan salah satu pengelola investasi alternatif terbesar di dunia. Perusahaan ini menggunakan berbagai pendekatan, termasuk strategi kuantitatif dan sistematis dalam mengelola investasi di pasar global.

Man Group. Foto: dividenmax.com

6. D.E. Shaw Group

D.E. Shaw Group menempati posisi keenam dengan AUM sekitar US$60,4 miliar. Perusahaan tersebut didirikan oleh David E Shaw pada 1988.

Berbasis di New York, D.E. Shaw Group menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknologi dalam aktivitas investasinya. Perusahaan ini memanfaatkan model matematika seperti analisis data dalam strategi perusahaan.

7. AQR Capital Management

AQR Capital Management berada di posisi ketujuh dengan dana kelolaan sekitar US$51 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh Cliff Asness, David Kabiller, Robert Krail, dan John Liew pada 1998. Perusahaan ini berbasis di Greenwich, Connecticut.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pemain besar dalam investasi berbasis kuantitatif. AQR mengembangkan strategi berdasarkan penelitian akademis, data dan model matematis.

8. Two Sigma

Two Sigma menempati posisi kedelapan dengan AUM sekitar US$50,7 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh John Overdeck, David Siegel, dan Mark Pickard pada tahun 2001.

Pengelola dana yang berbasis di New York ini dikenal menggabungkan teknologi, data, dan pemodelan kuantitatif dalam pengambilan keputusan investasi. Pendekatan tersebut menjadi ciri khas Two Sigma dalam mengelola dana di berbagai pasar.

9. Goldman Sachs Asset Management

Goldman Sachs Asset Management berada di posisi kesembilan dengan dana kelolaan sekitar US$48 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh Marcus Goldman pada 1869 dan berbasis di New York.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Goldman Sachs dan memiliki bisnis pengelolaan aset yang luas, termasuk strategi investasi alternatif. Dalam pemeringkatan tersebut, angka US$48 miliar merujuk pada aset hedge fund yang dihitung dalam metodologi Pensions & Investments.

10. Renaissance Technologies

Renaissance Technologies melengkapi daftar 10 besar dengan AUM sekitar US$46 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh Jim Simons pada 1982 dan berbasis di East Setauket, New York, Amerika.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pengelola investasi paling terkenal dalam bidang kuantitatif. Renaissance menggunakan model matematika dan pendekatan berbasis data untuk mengambil keputusan investasi. Perusahaan ini juga dikenal luas melalui Medallion Fund, yang memiliki reputasi sebagai salah satu dana dengan performa paling terkenal dalam sejarah industri hedge fund.

Berdasarkan data tersebut, besarnya AUM tidak secara otomatis menunjukkan bahwa sebuah pengelola dana memiliki kinerja terbaik. AUM dapat berubah karena kombinasi antara investasi, arus masuk dan keluar, serta perubahan strategi.


(Siti Nahdia Usman)

(Muhamad Marup)