Afrika Selatan Tuduh Israel Tidak Patuhi Tiga Perintah ICJ soal Gaza

Kerusakan akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

Afrika Selatan Tuduh Israel Tidak Patuhi Tiga Perintah ICJ soal Gaza

Willy Haryono • 29 August 2026 14:51

Cape Town: Afrika Selatan secara resmi menuduh Israel gagal mematuhi tiga perintah sementara Mahkamah Internasional (ICJ) dalam perkara dugaan genosida di Jalur Gaza.

Kementerian Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan mengatakan telah menyerahkan dokumen berisi bukti dugaan ketidakpatuhan Israel kepada ICJ pada Jumat, 28 Agustus 2026.

"Sayangnya, Israel tidak mematuhi perintah tersebut," kata pemerintah Afrika Selatan dalam dokumen yang diajukan ke ICJ, seperti dikutip dari Anadolu.

Dokumen tersebut mencatat bahwa hingga Agustus, sedikitnya 73.407 warga Palestina tewas dan 174.335 lainnya terluka. Angka tersebut disebut setara dengan lebih dari 10 persen populasi Palestina.

Laporan itu juga menyebut bahwa sejak gencatan senjata diumumkan, rata-rata satu anak Palestina tewas setiap hari akibat serangan militer Israel.

Afrika Selatan turut menyatakan angka keguguran di kalangan perempuan Palestina meningkat lebih dari tiga kali lipat sepanjang 2026.

Tiga Perintah ICJ

ICJ sebelumnya mengeluarkan tiga perintah sementara dalam perkara yang diajukan Afrika Selatan terhadap Israel berdasarkan Konvensi Genosida.

Perintah tersebut antara lain mewajibkan Israel mengambil langkah untuk mencegah tindakan genosida, memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Gaza, serta menghentikan operasi militernya di Rafah.

Afrika Selatan menegaskan akan terus menempuh "segala upaya yang tersedia" untuk memastikan Israel mematuhi Konvensi Genosida secara penuh dan segera.

Pemerintah Afrika Selatan juga memperingatkan bahwa hak-hak warga Palestina di Jalur Gaza berisiko hilang sebelum ICJ menjatuhkan putusan akhir dalam perkara tersebut.

Menurut Afsel, kondisi tersebut sekaligus dapat berdampak terhadap legitimasi ICJ apabila perintah yang dikeluarkan pengadilan tidak dipatuhi. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  Delegasi Palestina Desak ICJ Segera Adili Kejahatan Perang Israel

(Willy Haryono)