Memperkuat Sinergi BI untuk Kesejahteraan Rakyat

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro. Foto: dok Fraksi NasDem DPR RI.

Memperkuat Sinergi BI untuk Kesejahteraan Rakyat

Ade Hapsari Lestarini • 28 August 2026 16:35

Jakarta: Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mendorong Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebijakan bank sentral dapat mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Fauzi, penguatan koordinasi terutama diperlukan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang melibatkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Bagaimana membangun sinergisitas dengan KSSK, apakah dengan LPS, apakah dengan OJK, apakah dengan Kemenkeu. Juga dengan lembaga industri keuangan lainnya, artinya dengan stakeholder yang berhubungan dengan pemda provinsi dan kabupaten-kota, dengan bank-bank Himbara, itu harus membangun sinergisitas," ujar Fauzi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Fauzi, koordinasi antarlembaga tersebut diperlukan untuk menjalankan mandat BI, mulai dari menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, hingga kebijakan makroprudensial.

Selain menjaga stabilitas, BI juga diharapkan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan penciptaan lapangan kerja.

"Fungsi dan tujuan Bank Indonesia itu adalah stabilitas moneter, kedua sistem pembayaran, makroprudensial, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dan juga yang terakhir adalah bagaimana membantu menciptakan lapangan pekerjaan," ungkap Fauzi.


Ilustrasi Gedung Bank Indonesia. Foto: dok BI.
 

 

Sistem pembayaran perlu semakin inklusif


Fauzi juga mendorong penguatan sistem pembayaran agar semakin mudah diakses masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian.

Menurut dia, sinergi antara BI, pemerintah, industri keuangan, pemerintah daerah, dan perbankan diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan efektif di berbagai daerah.

Dengan pengalaman Destry Damayanti di bidang keuangan serta Aida S. Budiman yang telah puluhan tahun berkarier di BI, Fauzi optimistis kepemimpinan baru dapat memperkuat kredibilitas bank sentral sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemangku kepentingan.

Visi membangun Sinergi Merah Putih, lanjut dia, perlu diwujudkan melalui kebijakan yang menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat pertumbuhan.

"Kami ingin fungsi daripada Bank Indonesia sesuai amanah Undang-Undang P2SK Nomor 4 Tahun 2026," ujar dia.

(Ade Hapsari Lestarini)