Antusias Sambut Tarif Rp1, Warga: Bikin Irit Pengeluaran

Ilustrasi transportasi umum. Foto: Metrotvnews.com/Alvi.

Antusias Sambut Tarif Rp1, Warga: Bikin Irit Pengeluaran

Muhammad Alvi Randa • 24 April 2026 14:45

Jakarta: Warga antusias menyambut tarif transportasi umum Rp1 di DKI Jakarta dalam rangka Hari Transportasi Nasional, Jumat, 24 April 2026. Kebijakan ini dinilai sangat efektif meringankan beban pengeluaran harian.

Rifat, salah satu pekerja yang rutin beraktivitas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan tersebut. Ia menyebut, dalam kondisi normal, biaya transportasi hariannya bisa mencapai Rp50 ribu untuk menggunakan kombinasi rute KRL, MRT, dan TransJakarta.

"Sangat membantu dan efisien untuk mobilitas. Ini benar-benar meringankan pengeluaran harian," ujar Rifat kepada Metrotvnews.com, Jum'at, 24 April 2026.

Hal senada disampaikan oleh Nur Latifah. Warga asal Tangerang tersebut langsung memanfaatkan momentum tarif murah ini untuk berkeliling Jakarta. 

Nur mengaku tertarik beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Sebab, biaya yang jauh lebih terjangkau.

"Rasanya enak sekali. Bisa janjian dengan teman dan berpindah rute dengan mudah, jadi jauh lebih hemat," Ungkap Nur.

Lebih lanjut, Nur turut mengapresiasi sistem transportasi terintegrasi di Jakarta yang dinilainya lebih maju dan memadai. Ia menilai kemudahan akses dan konektivitas antarmoda membuat mobilitas menjadi sangat praktis, terlebih dengan adanya tarif promo yang berlaku merata tanpa membedakan domisili KTP.

Ilustrasi transportasi umum. Foto: Metrotvnews.com/Alvi.

Kebijakan ini sejalan dengan target Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang ingin terus mendongkrak minat masyarakat untuk beralih ke transportasi publik. Selain sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia, program ini dirancang sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mengurangi kemacetan dan menekan polusi udara di ibu kota.

Warga menilai, transportasi publik dengan tarif yang sangat terjangkau dapat menjadi solusi utama dalam menjaga stabilitas daya beli di tengah tingginya biaya hidup saat ini. Melihat besarnya manfaat yang dirasakan secara langsung, masyarakat berharap pemerintah dapat memperluas dan mempertahankan skema subsidi transportasi secara berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)