Wall Street Masih Rajin Tebar Cuan di Tengah Potensi Perdamaian AS-Iran

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. Foto: Mentarimulia.co.id

Wall Street Masih Rajin Tebar Cuan di Tengah Potensi Perdamaian AS-Iran

Husen Miftahudin • 7 May 2026 08:08

New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Laporan tentang potensi kesepakatan untuk mengakhiri konflik Timur Tengah menyebabkan harga minyak anjlok dan meningkatkan sentimen investor bersamaan dengan pendapatan perusahaan yang kuat.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 7 Mei 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 612,34 poin, atau 1,24 persen, menjadi 49.910,59. Indeks S&P 500 bertambah 105,90 poin, atau 1,46 persen, menjadi 7.365,12. Indeks Nasdaq Composite meningkat sebesar 512,81 poin, atau 2,02 persen, menjadi 25.838,94.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir positif, dengan sektor industri dan teknologi memimpin kenaikan masing-masing sebesar 2,60 persen dan 2,56 persen. Sementara itu, sektor energi dan utilitas memimpin penurunan masing-masing sebesar 4,07 persen dan 1,45 persen.
 
Optimisme pasar melonjak menyusul laporan media yang menunjukkan AS yakin akan segera mencapai nota kesepahaman dengan Iran untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung.
 

Baca juga: Wall Street Menguat, Nasdaq dan S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi Lagi


(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
 

Laporan laba lampaui ekspektasi

 
Di luar perkembangan geopolitik, reli pasar saham secara keseluruhan didukung oleh serangkaian laporan laba perusahaan yang melampaui ekspektasi. Sekitar 85 persen perusahaan S&P 500 yang melaporkan laba yang telah melampaui ekspektasi musim ini, sementara sekitar 77 persen memberikan kejutan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan.
 
Di sektor teknologi, produsen cip Advanced Micro Devices dan produsen perangkat keras Supermicro mengalami lonjakan harga saham setelah memberikan panduan triwulanan yang lebih baik dari perkiraan.
 
Di antara pergerakan signifikan lainnya setelah pengumuman pendapatan, raksasa layanan transportasi daring Uber melonjak sekitar 8,53 persen, sementara CVS Health dan Walt Disney masing-masing naik 7,65 persen dan 7,54 persen. Perusahaan farmasi Novo Nordisk naik hampir 2 persen, sementara Restaurant Brands International, perusahaan induk Burger King, turun 5,47 persen.
 
Perusahaan perancang semikonduktor Arm Holdings melonjak 13,63 persen menjelang laporan pendapatan setelah jam perdagangan, sementara AppLovin turun hampir 2 persen. Investor kini menantikan data pekerjaan bulan April dari perusahaan konsultan Challenger, Gray & Christmas, yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)