Target 2029, Prabowo Bertekad Hapus Kemiskinan Ekstrem di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Target 2029, Prabowo Bertekad Hapus Kemiskinan Ekstrem di Indonesia

Fachri Audhia Hafiez • 12 January 2026 14:36

Banjarbaru: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan cita-cita besarnya sebelum mengakhiri masa jabatan pada tahun 2029 mendatang. Kepala Negara bertekad untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang berada di kategori Desil 1 dan 2, melalui penguatan akses pendidikan.

"Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya, tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2, bisa kita rubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia," ujar Prabowo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip dari Breaking News Metro TV, Senin, 12 Januari 2026.
 


Prabowo menegaskan salah satu instrumen utama untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui program Sekolah Rakyat. Setelah meresmikan 166 titik saat ini, Presiden menargetkan pembangunan akan terus digenjot hingga mencapai 500 sekolah pada tahun 2029.

Presiden memproyeksikan, jika setiap Sekolah Rakyat mampu menampung 1.000 murid, maka akan ada 500 ribu anak dari keluarga miskin yang mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Meski saat ini jumlah siswa baru mencapai 15 ribu orang, Presiden optimistis angka tersebut akan melonjak hingga 30 ribu pada akhir tahun ini.

"Target kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, dan insyaallah akan tercapai. Ujungnya sasaran kita adalah tiap sekolah adalah 1.000 murid, berarti nanti 500 ribu murid yang bisa kita selamatkan," ungkap Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto di peresmian 166 Sekolah Rakyat. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Dalam sambutannya, Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada jajaran menteri yang telah bekerja keras merealisasikan program rintisan ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan yang telah dicapai saat ini bukanlah bentuk kesombongan, melainkan bukti nyata yang patut dibanggakan oleh bangsa.

"Bukan kita sombong, bukan kita membanggakan, tapi kita harus bangga dengan prestasi, kita harus bangga dengan bukti. Saya percaya (penghapusan kemiskinan ekstrem) itu bisa terjadi," pungkas Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)