Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Pol. Agus Suryonugroho (tengah). ANTARA/HO-Korlantas Polri
Kakorlantas Pastikan Telah Siapkan Pengamanan Salat Idulfitri
Achmad Zulfikar Fazli • 19 March 2026 15:04
Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Agus Suryonugroho memastikan Polri telah menyiapkan pola pengamanan salat Idulfitri 1447 Hijriah. Dia mengatakan kepolisian tidak hanya mengamankan arus mudik, tetapi juga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
"Pola-pola pengamanan ini sudah kita persiapkan semuanya. Jadi, pengamanan pada saat salat id, pengamanan pada saat nanti takbiran, termasuk juga pada saat kegiatan-kegiatan agama Hari Raya Idulfitri," kata Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Kamis, 19 Maret 2026.
Dia juga memastikan Korlantas akan terus mengantisipasi kondisi lalu lintas saat Lebaran. "Karena kalau dilihat dari persentasenya, kan, masih ada 51 persen atau 50 lebih persen (prediksi jumlah kendaraan yang akan keluar Jakarta) dan itu nanti akan kita kelola dari tanggal 19, 20 (Maret)," kata dia.
Baca Juga:
H-2 Lebaran, Jakarta Terpantau Sepi Pasca-ditinggal Mudik |
Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idulfitri pada 19 Maret 2026, bertepatan 29 Ramadan 1447 Hijriah, bertempat di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 H telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, mencakup aspek substansi, maupun dukungan teknis.
"Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik," ujar dia.
Dia mengatakan sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.
Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah, serta pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.