Aktivitas penambangan emas secara ilegal marak terjadi di Angola. (Anadolu Agency)
Tambang Emas Ilegal Runtuh di Angola, 28 Orang Tewas
Willy Haryono • 25 May 2026 06:34
Agola: Sedikitnya 28 orang tewas dan dua lainnya masih hilang dalam insiden tambang emas ilegal runtuh di Agola, Provinsi Bengo, menurut keterangan pihak berwenang pada Minggu, 24 Mei 2026.
Dikutip dari kantor berita Anadolu Agency, polisi menyebut para korban yang berusia antara 18 hingga 40 tahun tertimbun longsor di sebuah tambang di wilayah timur laut ibu kota Angola, Luanda.
Dalam keterangan resmi, pihak kepolisian mengatakan 13 korban tewas berasal dari keluarga yang sama. Juru bicara kepolisian Gaspar Luis Inacio mengatakan insiden terjadi pada Sabtu saat aktivitas penambangan ilegal berlangsung di lokasi tersebut.
Operasi pencarian dan penyelamatan untuk dua korban yang masih terjebak hingga kini terus dilakukan.
Pengawas kesehatan Rumah Sakit Pusat Bengo, Francisco Rodrigues, mengatakan sedikitnya tiga korban luka telah mendapat perawatan medis.
“Ketiga pasien dalam kondisi sadar dan berada di luar bahaya. Tidak ada kebutuhan mendesak untuk dipindahkan ke fasilitas kesehatan lain,” kata Rodrigues kepada awak media.
Baca juga: Rentetan Insiden Tambang Runtuh di RD Kongo Tewaskan 200 Orang