Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (Foto: Dok. Pemkot Medan)
Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
Patrick Pinaria • 2 July 2026 08:42
Medan: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menjadikan Rakernas XVIII APEKSI sebagai momentum melahirkan solusi nyata bagi pembangunan kota, bukan sekadar menghasilkan rekomendasi.
Ajakan itu disampaikan saat pembukaan Rakernas XVIII APEKSI yang dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Grand City Hall Medan, Rabu, 1 Juli 2026, malam, ditandai dengan penabuhan Gordang Sambilan oleh Bima Arya didampingi Rico Waas, Eri Cahyadi, dan Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam.
Rico Waas menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan menjadikan Kota Medan sebagai tuan rumah Rakernas yang berlangsung pada 28 Juni-4 Juli 2026. Beragam kegiatan digelar, mulai dari Youth City Changers, forum tematik, Ladies Program, hingga Indonesia City Expo.
Mengusung tema 'Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat', Rico berharap seluruh pembahasan mampu menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan fiskal, meningkatkan PAD, membangun infrastruktur, dan menghadapi berbagai tantangan perkotaan.
"Jangan sampai forum ini hanya berhenti di atas kertas. Komitmen yang dibangun harus menjadi aksi nyata yang dirasakan masyarakat," tegasnya.
Baca Juga :
Gebrakan Prorakyat! Wali Kota Medan Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Begal lewat Perwal Baru
Pada kesempatan itu, Rico juga memperkenalkan inovasi digitalisasi pajak restoran QRESTO, hasil kolaborasi Pemko Medan, Bank Indonesia, dan Bank Sumut. Sistem tersebut memungkinkan pajak restoran langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah secara otomatis sehingga meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menilai kepala daerah saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari dinamika global, kebijakan nasional, pemenuhan janji politik, hingga perkembangan media sosial. Karena itu, ia mendorong pemerintah kota terus berinovasi meningkatkan PAD, memanfaatkan skema pembiayaan alternatif, serta memperkuat city branding.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto membuka Rakernas XVIII APEKSI di Grand City Hall Medan, Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: Dok. Pemkot Medan)
Sementara itu, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution berharap Rakernas menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya ditujukan kepada pemerintah pusat, tetapi juga kepada pemerintah provinsi agar sinergi pembangunan daerah semakin kuat.
Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi menegaskan Rakernas merupakan wadah memperkuat kolaborasi antarkota. Menurutnya, semangat APEKSI adalah saling berbagi inovasi sehingga tidak ada kota yang tertinggal dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.