Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan). Foto: Dok. Instagram Sekretariat Kabinet.
Seskab: 265 Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan 45 Ribu Anak
Fachri Audhia Hafiez • 26 October 2026 12:56
Jakarta: Pembangunan 265 Sekolah Rakyat dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah membuka akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 45 ribu anak telah mendapatkan pelayanan di fasilitas pendidikan tersebut.
"Dalam 2 tahun pertama pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto telah membangun 265 Sekolah Rakyat, membuka kesempatan bagi lebih dari 45 ribu anak jalanan untuk kembali bersekolah," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Teddy usai berkunjung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu malam, 25 Oktober 2026. Ia mengaku senang melihat kondisi fisik sekolah dan mengapresiasi dedikasi para pendidik yang mendampingi para siswa.
"Kepala sekolahnya seorang guru Bahasa Inggris, didukung para guru dan wali asrama yang hebat-hebat, yang dengan penuh perhatian mendampingi anak-anak setiap harinya," ucap Teddy.
Teddy juga menyempatkan berinteraksi dengan para siswa. Salah satunya dari Al Tariq yang telah kehilangan orang tua sejak berusia 3 tahun.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (tengah). Foto: Dok. Instagram Sekretariat Kabinet.
"Saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak. Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya. Kini, di Sekolah Rakyat, ia kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan punya cita-cita besar, ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia suatu hari nanti," kata Teddy.
Teddy mendoakan dan berharap agar seluruh anak-anak di Tanah Air mendapatkan kesempatan yang sama dalam meraih masa depan mereka. "Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak," kata Teddy.