Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana. MI
Operasi SAR Tenggelamnya KM Virgo Resmi Berakhir, 53 Korban Masih Hilang
Denny S • 4 November 2026 21:59
Banjarmasin: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi mengakhiri operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026. Hingga operasi ditutup, sebanyak 53 penumpang masih belum ditemukan.
Keputusan penghentian operasi SAR diambil setelah Basarnas menggelar rapat evaluasi bersama unsur terkait, perwakilan perusahaan pelayaran, dan keluarga korban. Operasi pencarian tersebut telah berlangsung selama 53 hari.
"Setelah hampir dua bulan atau 53 hari operasi SAR terhadap korban KM Virgo Transport 8 dinyatakan ditutup," ungkap Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana, Rabu, 4 Oktober 2026.
Berdasarkan data manifes kapal, KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan, 82 orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 53 penumpang lainnya belum ditemukan.
Dalam beberapa pekan terakhir, tim SAR tidak menemukan korban baru meski telah melakukan penyisiran di wilayah perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Sebelum operasi SAR ditutup, Basarnas sempat mendorong pelaksanaan operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal dari kedalaman sekitar 29 meter ke permukaan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu proses pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam kapal.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Keempatnya berasal dari unsur awak kapal dan manajemen perusahaan pelayaran PT Virgo Karya Shipping.

Bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Istimewa
"Keempat tersangka berasal dari unsur kapal dan perusahaan pelayaran PT Virgo Karya Shipping. Mereka terdiri atas nakhoda, manajer operasional, general manager, hingga agen perusahaan," kata Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Eko Irianto.
Empat tersangka tersebut masing-masing berinisial AY yang menjabat sebagai nakhoda KM Virgo Transport 8, RH selaku manajer operasional PT Virgo Karya Shipping di Surabaya, YR sebagai general manager perusahaan, serta LBA yang bertugas sebagai agen PT Virgo Karya Shipping.