Kapan Batas Terakhir Bayar Utang Puasa? Ini Penjelasannya Jelang Ramadan 2026

Ilustrasi freepik

Kapan Batas Terakhir Bayar Utang Puasa? Ini Penjelasannya Jelang Ramadan 2026

Putri Purnama Sari • 11 February 2026 15:30

Jakarta: Menjelang dimulainya puasa Ramadan 2026, umat Islam yang masih memiliki utang puasa tahun sebelumnya dianjurkan segera menunaikannya.

Pertanyaan yang sering muncul adalah, kapan batas terakhir bayar utang puasa ramadan? Berdasarkan penjelasan Direktorat Jenderal Bina Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), para ulama, seperti Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, menjelaskan Aisyah baru mengqadha di bulan Syakban.

Itu menunjukkan bahwa batas akhir qadha adalah sebelum masuk ramadan berikutnya. Dalam sebuah riwayat, Aisyah RA menceritakan bagaimana dirinya mengatur waktu untuk mengganti puasa ramadan di tengah kesibukan:



“Dahulu aku memiliki utang puasa ramadan, dan aku tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Syakban.” (HR. Bukhari No. 1950 dan Muslim No. 1146)

Hadis ini menunjukkan bahwa qadha puasa boleh dilakukan hingga bulan Syakban, yakni sebelum datangnya ramadan berikutnya.
 

Baca juga: Tata Cara dan Aturan Puasa Qadha Ramadan 
 

Waktu Qadha Puasa Sangat Lapang

Pada dasarnya, Islam memberikan kelonggaran waktu yang cukup panjang untuk mengganti puasa ramadan. Seorang Muslim memiliki waktu sejak berakhirnya ramadan hingga sebelum masuk ramadan berikutnya.

Artinya, jika Ramadan 1447 H dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026, maka batas akhir qadha puasa adalah sebelum fajar 1 Ramadan 1447 H atau sehari sebelumnya, yakni akhir bulan Syakban.

Para ulama sepakat bahwa batas terakhir yang disarankan adalah sebelum masuknya ramadan tahun berikutnya. Karena itu, bulan Syakban sering disebut sebagai momentum terakhir bagi mereka yang masih memiliki tanggungan puasa.

Mengapa Tidak Boleh Melewati Ramadan Berikutnya?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa seseorang yang menunda qadha puasa hingga melewati ramadan berikutnya tanpa alasan syar’i tetap wajib mengganti puasanya dan dianjurkan membayar fidyah sebagai bentuk tanggung jawab tambahan.

Namun, jika penundaan terjadi karena uzur seperti sakit berkepanjangan atau kondisi tertentu yang tidak memungkinkan, maka ia cukup menggantinya saat sudah mampu.
 
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Qadha: Arab, Latin, dan Arti

Bulan Syakban Jadi Pengingat

Kisah Aisyah RA menjadi pengingat bahwa meskipun memiliki kesibukan, beliau tetap berusaha menunaikan qadha puasa sebelum ramadan tiba. Hal ini menunjukkan pentingnya menyegerakan kewajiban agar tidak tertunda.

Dengan ramadan yang akan dimulai pada 19 Februari 2026, umat Islam yang masih memiliki utang puasa sebaiknya segera menghitung dan menunaikannya sebelum waktu habis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)