Jenazah Pria Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jaktim

Jenazah pria ditemukan mengapung di sekitar pintu air Kebon Manggis, Jalan Kesatrian 10, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Jenazah Pria Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jaktim

Siti Yona Hukmana • 9 September 2026 16:13

Jakarta: Jenazah pria dalam kondisi mengapung ditemukan di sekitar pintu air Kebon Manggis, Jalan Kesatrian 10, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu pagi, 9 September 2026. Penemuan jasad ini atas informasi warga setempat.

"Rabu pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, kami mendapat informasi dari warga, telah ditemukan jenazah laki-laki yang mengapung di pintu air Kebon Manggis, Kelurahan Kebon Manggis, Matraman Jakarta Timur," kata Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Ferdian di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 9 September 2026.

Dia mengatakan temuan jenazah itu pertama kali diketahui saksi Asmanto yang melihat tubuh korban mengapung di pinggir kali. Asmanto yang berada di sekitar lokasi, kemudian menyampaikan informasi mengenai penemuan tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Matraman.

Korban yang diketahui bernama Supriyadi, 48 itu ditemukan dalam kondisi tengkurap dan mengeluarkan bau tidak sedap.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tengkurap di pinggir Kali Kebon Manggis. Saat kita ke tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah tercium bau tidak sedap," terang Ferdian.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda luka maupun dugaan tindak kekerasan pada tubuh korban.

Pihak kepolisian juga meminta keterangan dari saksi lainnya, yakni Awal Santoso. Saksi tersebut mengaku melihat korban dalam kondisi mengapung dengan posisi tengkurap.

"Menurut keterangan saksi, korban terlihat mengapung dalam posisi tengkurap. Kami sudah periksa keterangan dari saksi di sekitar lokasi," ucap Ferdian.

Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk mengetahui pasti penyebab korban meninggal dunia. 

(Siti Yona Hukmana)