Restoran Warisan Roemah Indonesia membawa cita rasa nusantara. Foto: Ist
Eksotisme Cita Rasa dan Budaya Nusantara Menyapa Beijing Lewat Warisan Roemah Indonesia
Fajar Nugraha • 25 September 2026 17:19
Beijing: Keharuman rempah-rempah Nusantara kini tak lagi sekadar cerita fiksi bagi warga Beijing, Tiongkok.
Sejak dibuka resmi pada 9 Maret 2024, Warisan Roemah Indonesia hadir bukan hanya sebagai restoran biasa, melainkan sebagai "Rumah Indonesia" yang membawa sepotong kehangatan Tanah Air ke jantung Negeri Tirai Bambu.
Didirikan atas kolaborasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing dan Bank Indonesia, pusat pengalaman budaya pertama di Tiongkok ini memanjakan pengunjung melalui pengalaman imersif lima indera, penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan sentuhan.

Pengunjung mencicipi menu yang disediakan. Foto: Warisan
Terletak di area artistik Stasiun Langyuan, Distrik Chaoyang, restoran dua lantai berkapasitas hingga 150 tamu ini menjadi jembatan diplomasi kuliner dan budaya yang hidup.
Cita Rasa Asli Tanpa Kompromi
Salah satu daya tarik utama Warisan Roemah Indonesia terletak pada filosofi kulinernya. Tim dapur yang diperkuat oleh koki-koki langsung dari Indonesia menyajikan sekitar 100 hidangan khas kepulauan Nusantara.Menariknya, restoran ini memegang teguh prinsip untuk tidak mengompromikan atau mengubah cita rasa asli demi menyesuaikan lidah lokal. Pengunjung di Beijing diajak merasakan racikan bumbu dan rempah yang persis seperti hidangan di negeri asalnya.

Menu andalan menggugah selera. Foto: Warisan
Beberapa menu andalan yang memikat pengunjung di antaranya:
Sop buntut dan sate ayam yang menjadi menu paling favorit dan populer di kalangan warga lokal.
Rendang daging sapi, sebuah hidangan kaya rempah yang kerap mengejutkan lidah tamu internasional. Kompleksitas racikan sekitar 18 jenis bumbu tradisional menghasilkan cita rasa yang mendalam dan aromatik.
Gado-Gado dan Nasi Goreng, sebuahmenu ikonik yang melengkapi perjalanan kuliner lintas Nusantara.
Lebih dari Sekadar Restoran
Warisan Roemah Indonesia tak cuma menawarkan kelezatan kuliner, tetapi juga menjadi simpul budaya dan ruang interaksi sosial.Pengunjung tak hanya datang untuk makan, tetapi juga bisa mengikuti berbagai kegiatan edukatif seperti kelas gamelan, workshop merangkai bunga khas Indonesia, hingga kelas membatik.
Restoran ini juga sering menjadi tuan rumah untuk pameran seni, bazaar produk UMKM Indonesia, hingga jamuan katering diplomatik.

Pengunjung bisa menikmati kebudayaan Indonesia. Foto: Warisan
Tak heran jika tempat ini menjadi titik temu favorit berbagai kalangan—\mulai dari warga lokal Tionghoa, mahasiswa, pengusaha, diplomat ASEAN, hingga tokoh-tokoh ternama Indonesia. Sejumlah figur publik dan pejabat Tanah Air tercatat pernah bertandang ke sini, di antaranya mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, mantan Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, hingga Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.
Melalui tiga pilar utamanya -,Kuliner, Budaya, dan Koneksi,- Warisan Roemah Indonesia berhasil membuktikan bahwa diplomasi rasa dan budaya mampu merobohkan batas geografis, mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok lewat kehangatan tradisi Nusantara.