Petugas Polres Cianjur, Jawa Barat membawa sopir yang pingsan di Jalan Raya Cipanas-Cianjur, ke RSUD Cimacan guna mendapat pertolongan medis, Kamis, 19 Maret 2026. ANTARA/Ahmad Fikri
Sopir Bak Terbuka Pingsan di Jalur Mudik Cianjur
Silvana Febiari • 19 March 2026 22:41
Cianjur: Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat memastikan sopir bak terbuka mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan setelah tidak sadarkan diri saat melintas di jalur mudik Cipanas.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan jalur mudik Puncak-Cianjur sempat mengalami antrean akibat peristiwa tersebut. Mobil bernopol F 8812 WW yang dikemudikan Muhamad Rizal, warga Kecamatan Cugenang ???????ini sempat melintang jalan sehingga menghambat arus lalu lintas.
"Saat kejadian arus kendaraan cukup padat, sehingga sejumlah pengendara sempat terjebak antrean yang cukup panjang, setelah dipastikan sopir masih bernyawa petugas langsung membawanya ke RSUD Cimacan," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 19 Maret 2026.
Petugas yang mendapati hal tersebut, sempat melakukan pemeriksaan karena mobil bak terbuka berwarna biru tanpa muatan mendadak berhenti di tengah jalan. Posisi sopir saat itu sudah tidak sadarkan diri dalam kabin mobil.
Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tenaga medis terkait pingsannya sopir di Jalan Raya Cipanas. Namun, dugaan sementara korban memiliki penyakit sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Arus kendaraan kembali melintas normal setelah petugas mengevakuasi mobil dan sopirnya ke RSUD Cimacan. Kondisi ini membuat jalur utama mudik Cianjur tidak mengalami kemacetan total.
"Kami meminta pengendara khususnya pemudik tidak memaksakan diri ketika lelah, silahkan berhenti di tempat istirahat atau rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur mudik Cianjur," ujarnya.

Petugas Polres Cianjur, Jawa Barat membawa sopir yang pingsan di Jalan Raya Cipanas-Cianjur, ke RSUD Cimacan guna mendapat pertolongan medis, Kamis, 19 Maret 2026. ANTARA/Ahmad Fikri
Memasuki H-2 lebaran, tambah dia, arus kendaraan yang melintas di jalur utama Cianjur, meningkat sekitar 30 persen. Peningkatan tersebut didominasi kendaraan pemudik jenis roda dua dengan tujuan kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Pihaknya mengimbau pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti anjuran petugas. Dengan demikian, mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar hingga tiba di kampung halaman masing-masing.