PBB Sebut Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Semakin Parah

PBB memperingatkan kekerasan pemukim dan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat semakin memburuk. (Anadolu Agency)

PBB Sebut Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Semakin Parah

Willy Haryono • 22 August 2026 09:00

Jenewa: Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) memperingatkan bahwa kekerasan yang dilakukan pemukim dan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat semakin memburuk dari hari ke hari.

PBB juga menyoroti apa yang disebut sebagai semakin kuatnya dorongan Israel menuju aneksasi wilayah tersebut.

Juru bicara OHCHR Thameen Al-Kheetan mengatakan Israel, sebagai kekuatan pendudukan, memiliki kewajiban untuk melindungi warga Palestina serta menyelidiki serangan terhadap mereka.

"Kekerasan oleh pemukim dan pasukan Israel serta meluasnya aneksasi Tepi Barat Palestina yang diduduki semakin memburuk. Serangan-serangan ini harus dihentikan," kata Al-Kheetan kepada Anadolu di Jenewa, Jumat, 21 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kekerasan yang dilakukan pemukim Israel dan ekspansi permukiman di berbagai wilayah Tepi Barat.

PBB sebelumnya berulang kali memperingatkan bahwa pembangunan permukiman Israel serta kebijakan lainnya berisiko semakin memperkuat kendali Israel atas wilayah Palestina dan mengancam hak warga Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Menurut Al-Kheetan, otoritas Israel juga berkewajiban memastikan adanya pertanggungjawaban atas serangan terhadap warga Palestina, termasuk melalui penyelidikan serta langkah-langkah untuk memberikan keadilan dan reparasi kepada korban.

"Kantor kami terus mendokumentasikan dan melaporkan pelanggaran hak asasi manusia, memberikan peringatan dini, serta menyerukan negara-negara anggota PBB untuk bertindak," ujarnya.

Al-Kheetan mendesak pemerintah di berbagai negara mengambil langkah lebih kuat untuk memastikan Israel memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional.

"Komunitas internasional harus mengambil tindakan, dengan menggunakan segala cara yang memungkinkan," katanya, seraya menyerukan penghormatan terhadap "hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri."

Baca juga:  Dua Perempuan Palestina Terluka saat Israel Lakukan Penggerebekan di Tepi Barat

(Willy Haryono)