Israel Siapkan Rencana Bangun Permukiman Ilegal di 100 Lokasi Tepi Barat

Media Israel melaporkan bahwa kelompok pemukim menyiapkan rencana menguasai 100 lokasi strategis di Area A Tepi Barat. (Anadolu Agency)

Israel Siapkan Rencana Bangun Permukiman Ilegal di 100 Lokasi Tepi Barat

Willy Haryono • 30 June 2026 13:27

Tel Aviv: Kelompok pemukim Israel dilaporkan menyiapkan rencana untuk menguasai 100 lokasi strategis di Area A, Tepi Barat, menurut laporan media Israel.

Rencana tersebut disebut telah disampaikan kepada sejumlah menteri dan tokoh yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Harian Israel Hayom pada Senin kemarin melaporkan bahwa rencana itu disusun oleh Settler Farms Association dan Havat (Farms) Forum dengan tujuan mengubah peta wilayah Tepi Barat secara mendasar.

Menurut laporan tersebut, proposal itu memuat mekanisme pengerahan pasukan ke sekitar 100 titik strategis di Area A pada hari yang disebut sebagai execution day atau hari pelaksanaan.

Dikutip dari media Anadolu Agency, Selasa, 30 Juni 2026, lokasi-lokasi tersebut berada di Area A yang, berdasarkan Perjanjian Oslo II 1995, berada di bawah kendali administratif dan keamanan Otoritas Palestina.

Israel Hayom menyebut rencana itu telah dipresentasikan kepada sejumlah menteri Israel serta tokoh yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Proposal tersebut dilaporkan mencakup sejumlah kota utama di Palestina.

Menanggapi laporan itu, Ketua Komite Anti-Tembok dan Permukiman yang berafiliasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Muayyad Shaaban, menyebut rencana tersebut sebagai langkah berbahaya dalam upaya aneksasi Tepi Barat oleh Israel.

Menurut Shaaban, proposal itu mencerminkan kebijakan yang dijalankan pemerintahan sayap kanan Israel, bukan sekadar inisiatif kelompok pemukim.

Sementara itu, militer Israel terus melakukan operasi hampir setiap hari di berbagai kota dan permukiman di Tepi Barat yang mencakup penangkapan, pemeriksaan lapangan, dan penggeledahan rumah.

Berdasarkan data otoritas Palestina, sejak Oktober 2023 lebih dari 1.173 warga Palestina tewas, 12.666 orang terluka, dan sekitar 23.000 lainnya ditangkap dalam operasi militer Israel di Tepi Barat.

Baca juga:  PBB Ungkap Israel Tembak Bocah 14 Tahun di Tepi Barat hingga Tewas Kehabisan Darah

(Willy Haryono)