DKI Jakarta dan Madiun Jadi Daerah Terbaik Kategori Creative Financing di Ajang Apresiasi Kemendagri

DKI Jakarta menerima penghargaan terbaik pertama kategori Creative Financing pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. (Foto: Dok. Metro TV)

DKI Jakarta dan Madiun Jadi Daerah Terbaik Kategori Creative Financing di Ajang Apresiasi Kemendagri

Patrick Pinaria • 5 June 2026 15:24

Yogyakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. Salah satunya yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan melalui kategori Creative Financing.

Kategori Creative Financing menilai kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber daya dan menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan. Penilaian mencakup inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pengelolaan barang milik daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha melalui berbagai skema pembiayaan pembangunan.

Selain itu, aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, dan konsistensi opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) juga menjadi bagian penting dalam menentukan daerah terbaik pada kategori ini.

Pada tingkat kabupaten, Kabupaten Gianyar meraih penghargaan terbaik ketiga dan memperoleh apresiasi sebesar Rp1 miliar. Kabupaten Sleman menempati posisi terbaik kedua dengan apresiasi Rp2 miliar. Sementara itu, Kabupaten Madiun berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dan menerima apresiasi sebesar Rp3 miliar.


Kabupaten Madiun menerima penghargaan terbaik pertama kategori Creative Financing pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. (Foto: Dok. Metro TV)

Untuk tingkat kota, Kota Semarang meraih penghargaan terbaik ketiga dengan apresiasi sebesar Rp1 miliar. Kota Bogor memperoleh penghargaan terbaik kedua dan menerima apresiasi Rp2 miliar. Adapun penghargaan terbaik pertama diberikan kepada Kota Surabaya dengan apresiasi sebesar Rp3 miliar.

Sementara itu, pada tingkat provinsi, Provinsi Banten meraih penghargaan terbaik kedua dan menerima apresiasi Rp2 miliar. Provinsi DKI Jakarta berhasil menjadi penerima penghargaan terbaik pertama dengan apresiasi sebesar Rp3 miliar.
 

Baca Juga:

Bali dan Jawa Barat Raih Apresiasi Kemendagri dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting


Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah didasarkan pada data objektif dan hasil penilaian yang dilakukan secara terukur.

Menurut Tito, ajang apresiasi tersebut sengaja dilaksanakan dalam format regional agar daerah memiliki kesempatan yang lebih seimbang untuk berkompetisi sesuai karakteristik dan kapasitas masing-masing.

"Kita tidak lagi melakukan iklim kompetitif tingkat nasional agar daerah kecil tidak kalah dengan daerah besar karena kemampuan fiskalnya. Datanya objektif mengambil dari BPS dan penilaian tim khusus," kata Tito.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memberikan insentif fiskal kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas capaian yang diraih. Juara pertama memperoleh apresiasi sebesar Rp3 miliar, juara kedua Rp2 miliar, dan juara ketiga Rp1 miliar.

Tito berharap penghargaan tersebut dapat mendorong lahirnya inovasi yang lebih luas di daerah, termasuk dalam mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Kita berikan reward kepada rekan-rekan atas kinerjanya supaya timbul iklim kompetisi dan semangat saling bersaing secara sehat," ujarnya.


Para penerima penghargaan kategori Creative Financing dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. (Foto: Dok. Metro TV)

Presiden Direktur Metro TV Arief Suditomo menilai berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat pembangunan.

"Kami meyakini berbagai praktik baik yang dihadirkan pemerintah daerah dapat menjadi inspirasi dan pembelajaran bersama bukan hanya bagi daerah lain, tetapi juga bagi pembangunan Indonesia secara keseluruhan," kata Arief.

Melalui apresiasi tersebut, Kemendagri berharap berbagai terobosan pembiayaan yang dilakukan pemerintah daerah dapat terus berkembang dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

(Rosa Anggreati)