Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem Rajiv/Istimewa
Rajiv NasDem Ingatkan Distributor Tak Menggelapkan Pupuk Subsidi
Fachri Audhia Hafiez • 18 September 2025 12:52
Jakarta: Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem Rajiv, mengingatkan distributor dan kios pupuk, tidak mempersulit petani untuk membeli pupuk subsidi. Pasalnya, banyak petani yang sudah memiliki persyaratan lengkap, tapi distributor atau kios berdalih stok kosong.
"Mafia pupuk harus hati-hati. Ini saya enggak ngancem. Misalnya, saya cek di Kabupaten Bandung ternyata penyerapan pupuk subsidinya rendah sekitar 40-50 persen. Ada apa ini? Mungkin ada mafianya atau memang petaninya yang tidak mengerti cara menebusnya?" kata Rajiv melalui keterangan tertulis, Kamis, 18 September 2025.
Rajiv mengatakan Komisi IV DPR bakal bertindak bila ditemukan penggelapan pupuk subsidi bagi petani. Izin distributor dipastikan bakal dicabut.
"Saya tidak tidak peduli kamu punya back up siapa, saya tidak peduli kamu dulu dapat izin dari distributor, dari kios karena anggota dewannya siapa, mau sedang menjabat atau pensiun. Kalau ada yang memainkan para petani, saya pastikan izinnya akan saya cabut dan proses pidananya,” tegas Rajiv.
| Baca: Polda Babel Gagalkan Penyalahgunaan 24 Ton Pupuk Subsidi |
Rajiv ingin memastikan alur distribusi pupuk subsidi dari produsen sampai ke petani berlangsung transparan dan jelas. Sehingga, tak ada lagi keluhan dari para petani.
"Distribusi pupuk subsidi harus tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah, sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Rajiv.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem Rajiv/Istimewa
Selain itu, dia juga mendengar para petani yang sulit menebus pupuk bersubsidi. Para petani tersebut harus terdaftar dulu dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).
“Banyak selama ini miskomunikasi, mereka kira pakai KTP bisa menebus pupuk subsidi di kios tanpa terdaftar di e-RDKK. Meski pakai KTP itu bisa, tapi dia tetap harus terdaftar e-RDKK dulu,” ungkap Rajiv.