Jalan Amblas Kali Buaran Dipasang Beton MCB

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memasang beton Movable Concrete Barrier (MCB) dan pembatas pengaman di lokasi amblasnya Jalan Inspeksi Kali Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (7/9/2026). ANTARA/HO-Dinas Bina Marga Jakarta Timur.

Jalan Amblas Kali Buaran Dipasang Beton MCB

Siti Yona Hukmana • 7 September 2026 16:35

Jakarta: Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memasang beton Movable Concrete Barrier (MCB) dan pembatas pengaman di lokasi amblasnya Jalan Inspeksi Kali Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur. Langkah pengamanan di kawasan belakang Plaza Buaran tersebut dilakukan menyusul amblasnya badan jalan dan gorong-gorong saluran air setelah dilintasi truk pengangkut pasir.

"Pemasangan MCB dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan sekaligus menjadi penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas di lokasi," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 7 September 2026.

Benhard menjelaskan struktur jalan berbahan beton tersebut amblas akibat rusaknya gorong-gorong saluran air yang berada tepat di bawahnya. Oleh karena itu, pengerjaan pengaspalan atau perbaikan jalan baru dapat dilaksanakan setelah infrastruktur saluran air selesai diperbaiki.

"Kami masih menunggu penanganan dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur. Kalau seluruhnya sudah rapi, kami baru bisa melakukan perbaikan jalan yang amblas ini," ujar Benhard.

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memasang beton Movable Concrete Barrier (MCB) dan pembatas pengaman di lokasi amblasnya Jalan Inspeksi Kali Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (7/9/2026). ANTARA/HO-Dinas Bina Marga Jakarta Timur.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas SDA Jakarta Timur Robby Triawan mengonfirmasi keretakan dan kerusakan struktur gorong-gorong itu dipicu oleh truk tronton bermuatan pasir basah yang melintas pada Kamis, 2 September 2026.

Pihak SDA Jakarta Timur tengah mengawal janji dan tanggung jawab dari pemilik pangkalan pasir setempat untuk memperbaiki seluruh kerusakan fasilitas umum tersebut.

"Kami masih menunggu realisasi dari pemilik pangkalan pasir. Mereka berjanji memperbaiki seluruh kerusakan di lokasi," ungkap Robby. 

(Siti Yona Hukmana)