Penumpang KMP Putri Yasmin Dievakuasi dalam Kondisi Lemas

Proses evakuasi KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Sekotong, Selat Lombok. (Dokumentasi/ Metro TV)

Penumpang KMP Putri Yasmin Dievakuasi dalam Kondisi Lemas

Silvana Febiari • 12 August 2026 12:10

Lombok Barat: Sebanyak 30 penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Sekotong, Selat Lombok berhasil dievakuasi dalam kondisi lemas. Petugas terus melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di kapal.

“Penumpang korban kami cek, kami survei sampai tidak ada yang ketinggalan. Posisi lemas semuanya,” ujar Komandan KAL Lembar Lanal Mataram, Lettu Kasirun, dalam tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 12 Agustus 2026.

Dari 30 penumpang yang berhasil diselamatkan, 18 orang di antaranya laki-laki dan 12 lainnya perempuan. Sejumlah penumpang bahkan meminta bantuan obat setelah menjalani proses evakuasi.


“Kondisi korban semuanya lemas dan ada yang minta bantuan obat,” katanya.

Proses penyelamatan berlangsung di tengah kondisi cuaca ekstrem. Gelombang besar sempat menerjang hingga ke bagian anjungan KMP Putri Yasmin sehingga mengganggu proses evakuasi.

Kasirun mengatakan kondisi tersebut juga sempat membuat salah satu ABK yang terlibat dalam proses evakuasi terjatuh. Namun, seluruh ABK dalam kondisi aman.

“Ombak besar sampai naik anjungan saat dini hari. Sempat mengganggu evakuasi karena ABK kami ada yang terjatuh,” ujar Kasirun.


Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar saat melintas di Perairan Sekotong, Selat Lombok. (Dokumentasi/ Metro TV)


Dalam proses evakuasi, tiga kapal turut memberikan bantuan. Dua kapal berasal dari unsur TNI Angkatan Laut, sementara satu kapal lainnya merupakan kapal Basarnas.

Petugas juga belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap KMP Putri Yasmin secara menyeluruh. Keselamatan penumpang masih menjadi prioritas, terlebih kondisi cuaca di sekitar lokasi masih ekstrem.

“Asapnya kena angin. Kami tidak berani mendekat karena cuaca ekstrem,” ungkap Kasirun.

Kasirun menuturkan, KMP Putri Yasmin saat ini dalam kondisi kandas dan mati mesin. Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan.

“Kapal yang terbakar belum dicek, masih menyelamatkan penumpang,” tuturnya.

(Silvana Febiari)