Presiden Prabowo Subianto dalam paripurna DPR Rabu, 20 Mei 2026. Tangkapan layar.
Presiden Ungkap Peran Penting Swasta dalam Sistem Perekonomian
Muhamad Marup • 20 May 2026 12:14
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan peran penting sektor swasta dalam sistem perkonomian. Menurutnya, jangan sampai ada kesimpulan bahwa Indonesia tidak perlu peran swasta dalam sistem perekonomian.
"Dalam usaha memperbaiki kelemahan tata keloloa, jangan berkesimpulan indonesia tidak perlu sistem perekonomian di mana swasta mengambil peran besar," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Rabu, 20 Mei 2026.
"Justru kita perlu sektor swasta, kita perlu mendukung peran sektor swasa yang dinamis, kita perlu pengusaha-pengusaha yang penuh inovasi, penuh inisiatif, dan memiliki kemampuan manajerial yang baik dan andal," jelasnya.
Prabowo mengungkapkan untuk menciptakan sistem ekonomi yang baik, semua pihak harus bergotong royong. Jangan sampai ada satu golongan yang tertinggal.

Presiden Prabowo Subianto dalam paripurna DPR Rabu, 20 Mei 2026. Tangkapan layar.
"Itu arti gotong royong. Yang kuat maju menarik yang lemah, yang lemah berhimpun melaksanakan usaha bersama dalam bentuk-bentuk koperasi. Tidak boleh yang kaya menang sendiri dan membiarkan yang lemah terlantar," ungkapnya.
Ia mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda. Pemerintah akan memberikan pendiidkan dan pelatihan kewirausahaan agar pengusaha muda memiliki daya saing.
Selain pendidikan, Presiden juga akan mengupayakan pemberian modal. Ia mengimbau Bank Himbara untuk lebih patriotik, salah satunya dengan memberikan kredit kepada usaha kecil dengan bunga terjangkau.
"Kita dorong dan beri kesempatan bagi mereka untuk jadi pengusaha yang kuat. pengusaha yang baru," ujar Presiden.