Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan. Metrotvnews.com/ P Aditya Prakasa
Polda Jabar Selidiki Korban Lain Taufik Hidayat
Whisnu Mardiansyah • 24 June 2026 17:37
Bandung: Polda Jawa Barat membuka peluang adanya korban lain dalam kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR, 29, yang diduga dilakukan Taufik Hidayat, 30, di Kabupaten Bandung.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan polisi memantau sejumlah unggahan media sosial dari pihak yang mengaku pernah menjadi korban tersangka.
"Kami menerima unggahan di media sosial dari pihak yang mengaku sebagai korban. Kami membuka ruang bagi siapa pun yang merasa menjadi korban untuk melapor," kata Hendra Rochmawan di Bandung, seperti dilansir Antara, Rabu, 24 Juni 2026
Namun, penyidik hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan adanya korban lain dalam perkara tersebut.
"Secara fakta, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk kepada kami," ujarnya.
Hendra mengatakan masyarakat yang memiliki informasi atau merasa menjadi korban dapat melapor melalui Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Jabar atau layanan darurat 110.
Penyidik juga masih mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR. Menurut Hendra, penyidik belum dapat menyimpulkan motif tersangka karena pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti masih berlangsung.
.jpeg)
Petugas kepolisian saat menggiring pelaku penganiayaan dan penyekapan yakni Taufik Hidayat untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa, 23 Juni 2026. ANTARA/Rubby Jovan
"Penyidik masih melengkapi alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian tindak pidana yang diduga dilakukan tersangka," katanya.
Polda Jabar memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional. Perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada publik setelah seluruh fakta terverifikasi.