3.545 Personel Polda Metro Jaya Dikerahkan Amankan Aksi Hardiknas 2026

Ribuan personel Polda Metro Jaya menggelar apel persiapan untuk mengamankan dan melayani aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hardiknas 2026 yang bakal berlangsung di sejumlah titik di Jakarta. ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

3.545 Personel Polda Metro Jaya Dikerahkan Amankan Aksi Hardiknas 2026

Achmad Zulfikar Fazli • 4 May 2026 10:58

Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 3.545 personel untuk mengamankan dan melayani aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang bakal berlangsung di sejumlah titik di Jakarta. Personel kepolisian tersebut akan disebar ke sejumlah lokasi, yakni kawasan Monas, Gedung DPR/MPR RI, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel. Jumlah tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 3.351 personel, jajaran Polres sebanyak 176 personel, serta Kepala Pelayanan (Kayan) dan Perwira Pengendali (Padal) sebanyak 18 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 4 Mei 2026.

Selain itu, kegiatan ini didukung Sabuk Kamtibmas sebanyak 250 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Budi mengatakan pihaknya akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melayani massa aksi. Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Kami tekankan kepada seluruh personel agar bertindak persuasif dan humanis. Kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Budi.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional melihat perkembangan massa di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar memperhatikan kondisi arus lalu lintas dan menyesuaikan perjalanan, khususnya di sekitar kawasan Monas, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, DPR/MPR RI, Gatot Subroto, serta area sekitar Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek,” kata Budi.
 

Baca Juga: 

Hardiknas Momentum Gotong Royong Pastikan Pendidikan Jadi Jalan Kemajuan



Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Metrotvnews.com/Siti Yona

Budi meminta pengendara mengikuti arahan petugas di lapangan. Petugas lalu lintas akan membantu mengurai kepadatan apabila terjadi peningkatan aktivitas massa.

"Silakan ikuti arahan petugas. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, menyesuaikan dinamika di lapangan,” kata Budi.

Dia mengimbau massa aksi menyampaikan pendapat secara tertib dan damai serta peserta aksi tidak membawa benda berbahaya dan tidak mudah terprovokasi.

“Kepada saudara-saudara yang akan menyampaikan aspirasi, kami mengimbau agar tetap tertib, damai, tidak membawa benda yang dapat membahayakan, serta tetap bijak menyikapi dinamika di lapangan. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” tutur Budi.

Menurut dia, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang, namun pelaksanaannya tetap harus memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat lainnya.

“Prinsipnya, Polda Metro Jaya hadir untuk melayani. Kami berharap aksi Hardiknas 2026 berjalan aman, tertib, dan aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” kata Budi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)