Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara melakukan perbaikan jalan berlubang di wilayah setempat. ANTARA/HO-Pemkot Jakut.
Angkutan Logistik dan Hujan Sebabkan Jalan Berlubang di Jakarta Utara
Siti Yona Hukmana • 3 March 2026 11:34
Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Utara mengungkap banyaknya jalan berlubang di Jakarta Utara. Jalan berlubang disebabkan angkutan logistik dengan tonase berat serta intensitas hujan yang tinggi pada awal tahun.
“Munculnya jalan berlubang di Jakarta Utara akibat tingginya intensitas hujan pada awal tahun, serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat,” kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Darwin Ali seperti dilansir dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara mencatat telah memperbaiki 3.896 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga Februari 2026 di wilayah setempat. Dengan total luas penanganan mencapai 40.131,79 meter persegi, yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Penjaringan, Kelapa Gading, Pademangan, Cilincing, Koja, dan Tanjung Priok.
“Kami tidak ingin kerusakan jalan menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," ucap Darwin.
Dia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti. Darwin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur tersebut.
“Jika ditemukan titik kerusakan baru, silakan melapor melalui kanal resmi agar segera kami tangani," tutur Darwin.

Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah tempat kejadian kecelakaan yang mengakibatkan seorang pengendara motor tewas dilintas truk trailer saat melintas di Jalan RE Martadinata Jakarta Utara. ANTARA/HO-Satlantas Polres Metro Jakut
Sebelumnya, seorang pria yang mengendarai sepeda motor berinisial DR tewas terlindas truk trailer saat melintas di Jalan RE Martadinata, di dekat Stasiun Pompa Air Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu, 25 Februari 2026. Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara AKP Edy Wibowo mengatakan pengendara sepeda motor bernomor polisi B 4535 UBG itu meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa kecelakaan itu diketahui berawal dari korban DR yang mengendarai motor dari arah timur menuju barat. Namun, di dekat Stasiun Pompa Air Ancol, pengendara melindas jalan berlubang.
Korban pun oleng ke kiri dan terjatuh. Lalu, menyerempet kendaraan truk trailer bernomor polisi B 9026 KOM yang dikendarai pria berinisial AT yang melaju searah dengan korban.
“Alhasil, korban terlindas dan meninggal dunia dan motor korban mengalami kerusakan serta ringsek,” ungkap Edy.