Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah saat berbicara kepada awak media di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. (Metrotvnews.com)
Dua ABK WNI Hilang di Busan Belum Ditemukan, Korsel Hentikan Pencarian
Muhammad Reyhansyah • 1 July 2026 17:30
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa dua anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang hilang dalam kecelakaan kapal di perairan Busan, Korea Selatan, belum juga ditemukan seiring berakhirnya pencarian intensif.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan berdasarkan ketentuan di Korea Selatan, operasi pencarian oleh Korea Coast Guard (KCG) dilakukan selama tiga hari atau 3×24 jam sejak insiden terjadi.
"Dua orang WNI yang kecelakaan ini memang sampai saat ini belum ditemukan. Sesuai aturan setempat, pencarian yang dilakukan oleh Coast Guard itu 3×24 jam," kata Heni kepada awak media di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Heni, setelah masa pencarian intensif berakhir, upaya pencarian tidak lagi dipimpin oleh KCG, melainkan dilakukan secara pasif oleh kapal-kapal yang beroperasi di sekitar lokasi kejadian.
"Setelah itu pencarian hanya dilakukan oleh kapal-kapal yang berinteraksi di situ," ujarnya.
Heni mengatakan Direktorat Pelindungan WNI Kemlu akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga kedua ABK yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
"Kami dari Direktorat PWNI akan melakukan family engagement untuk memberitahukan kondisi para ABK yang hilang ini kepada keluarga di Tanah Air," katanya.
Sebelumnya, dua ABK WNI dilaporkan hilang setelah kapal penangkap ikan yang mereka awak bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG di perairan Gijang, Busan, pada 25 Juni 2026.
Kapal tersebut membawa delapan awak yang terdiri atas enam WNI dan dua warga negara Korea Selatan. Empat WNI berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya hingga kini belum ditemukan.
Sejak insiden tersebut, KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan Korea Coast Guard untuk memantau perkembangan operasi pencarian serta memberikan pendampingan kepada para korban dan keluarga mereka.
Baca juga: Dua ABK WNI Hilang di Perairan Korsel, Kemlu Koordinasi dengan Otoritas Lokal