Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie)/Foto Metrotvnews
Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Butuh Dukungan Semua Pihak
Siti Yona Hukmana • 20 April 2026 15:04
Jakarta: Era digitalisasi saat ini harus diimbangi dengan peningkatan literasi dan sistem perlindungan bagi setiap warga negara, termasuk perempuan. Utamanya, dalam upaya meningkatkan peran perempuan dalam proses pembangunan.
"Revolusi digital saat ini sejatinya membuka peluang ekonomi besar bagi perempuan Indonesia, namun di saat bersamaan ancaman kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang dihadapi perempuan terus meningkat. Hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin, 20 April 2026.
Rerie, sapaan akrab Lestari mengatakan merealisasikan peningkatan partisipasi perempuan di sektor UMKM dengan memanfaatkan perkembangan digital yang ada, merupakan langkah yang strategis. Namun, anggota Komisi X DPR RI itu menyebut langkah tersebut harus dibarengi dengan upaya intensif meningkatkan literasi dan penerapan sistem perlindungan yang memadai bagi perempuan dan anak di ruang digital.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com
Rerie berpendapat keterlibatan para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman dan produktif bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, harus segera dilakukan.
"Kolaborasi pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan lingkungan yang aman, serta meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam proses pembangunan," ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
Pasalnya, kata Rerie, peningkatan partisipasi perempuan dalam proses pembangunan merupakan bagian dari upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing di masa depan.