Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. Foto: Antara.
Dinkes: Belum Temuan Kasus Campak di Jakarta
Anggi Tondi Martaon • 11 March 2026 08:31
Jakarta: Kasus positif campak belum ditemukan di DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati.
“Campak saat ini di Jakarta belum ditemukan ada yang positif,” kata Ani dikutip dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026.
Meskipun kasus campak di Jakarta masih nihil, Ani menyampaikan penyakit tersebut sudah terdeteksi di beberapa daerah di sekitar Ibu Kota. Untuk itu, dia meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap penyakit tersebut, terutama pada momen Idulfitri nanti.
“Lebaran, ketika ramai, biasanya banyak berinteraksi antara satu dengan yang lain. Kelompok paling rentan adalah anak-anak. Jadi, bayi dan anak-anak yang harus kita jaga benar,” ungkap Ani.
“Ada beberapa lokasi faskes (fasilitas kesehatan) yang menjadi lokasi surveilans Severe Acute Respiratory Infection (SARI)-nya. Nanti yang memang kami temukan yang bergejala, kita cek di laboratorium,” jelas Ani.

Ilustrasi campak. Foto: Antara/HO-istockphoto.
Pada September 2025, Dinkes DKI mencatat terdapat 218 kasus campak, tanpa laporan kematian. Kasus tersebut ditemukan salah satunya di Kelurahan Kapuk dengan total 38 kasus positif.
Sebagai langkah penanggulangan, Dinkes DKI menggelar Outbreak Response Immunization (ORI) atau kegiatan imunisasi campak massal sebagai penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menyasar 9.000 anak. Hasilnya, cakupan imunisasi per September 2025 tercatat sekitar 77,22 persen.