18 Kecamatan di Lebak Terdampak Banjir dan Longsor

Rumah warga Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Banten longsor dengan ambles lima meter yang mengakibatkan tujuh rumah rusak berat akibat curah hujan tinggi di daerah itu. ANTARA/HO-Deni

18 Kecamatan di Lebak Terdampak Banjir dan Longsor

Silvana Febiari • 15 January 2026 15:59

Lebak: Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, terdampak bencana banjir dan longsor. Bencana ini terjadi akibat cuaca ekstrem dengan curah hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Masyarakat yang terdampak bencana alam di daerah ini tersebar di 18 kecamatan, 42 desa, dan 53 titik lokasi. Namun, banjir kembali berangsur surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Sukanta, dikutip dari Antara, Kamis, 15 Januari 2026. 

Saat ini, curah hujan intensitas ringan dan sedang kembali meningkat, bahkan sejak Kamis dini hari hingga siang hari masih berlangsung. Masyarakat diminta agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem tersebut, karena berpotensi menimbulkan bencana alam.
 


Selama lima hari terakhir, Kabupaten Lebak diterjang banjir dan longsor yang mengakibatkan 575 rumah terendam dan 34 rumah serta infrastruktur jalan rusak. Selain itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

"Kami masih melakukan estimasi pendataan kerugian akibat bencana alam itu," ujar Sukanta. 


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta ditemui di Lebak, pada Kamis, 15 Januari 2026. ANTARA/Mansur


Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi mengatakan terdapat 12 titik ruas jalan yang terdampak longsor. Dari jumlah tersebut, delapan titik sudah ditangani, sementara empat titik lainnya masih belum ditangani.

Sementara ruas jalan rusak parah berada di Kecamatan Panggarangan, Sobang, Bayah, Cikoret Muara Dua, serta Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cikulur, tepatnya pada ruas jalan Sampay–Cileles.

"Kami hingga kini masih melakukan survei lapangan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat akibat kerusakan jalan itu," ungkapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)