Mensos Jawab Harapan KPAI, Pastikan Sekolah Rakyat Terbuka bagi Anak Disabilitas

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Foto: Antara.

Mensos Jawab Harapan KPAI, Pastikan Sekolah Rakyat Terbuka bagi Anak Disabilitas

Anggi Tondi Martaon • 5 November 2026 14:57

Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan program Sekolah Rakyat terbuka menerima anak-anak penyandang disabilitas. Namun, hal itu disesuaikan berdasarkan hasil asesmen tingkat kebutuhan dan kondisi masing-masing anak.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan penempatan anak disabilitas di Sekolah Rakyat dilakukan secara selektif. Penempata mempertimbangkan tingkat kedaruratan dan kemampuan adaptasi anak.

"Ya lihat sampai seberapa ini dulu ya, disabilitasnya ya. Jadi, kan nggak semua bisa dijadikan satu. Tapi, selama masih memungkinkan, kita terima itu, Sekolah Rakyat itu," kata Gus Ipul dikutip dari Antara, Kamis, 5 November 2026.
 

Baca Juga :

KPAI Harap Sekolah Rakyat Optimalkan Akses Pendidikan Anak Disabilitas


Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat di Bekasi, Sumatra Selatan, dan Sulawesi Utara, menerima  anaka disabilitas. Menurut dia, mereka menunjukkan perkembangan yang sangat positif setelah berjalan satu tahun.

Namun demikian, apabila hasil asesmen menunjukkan anak yang bersangkutan belum memungkinkan mengikuti proses pembelajaran reguler, kementerian akan mengarahkan mereka menjalani rehabilitasi terlebih dahulu. Hal itu dilakukan di balai atau sentra rehabilitasi sosial milik Kementerian Sosial.

"Jadi, kita lihat kondisinya ya, kondisi hasil asesmennya seperti apa. Kalau memang memungkinkan, ya kita gabung. Kalau enggak, kita di sentra dulu untuk dilakukan rehabilitasi," ungkap Gus Ipul.


Ilustrasi siswa disabilitas. Foto: BPMI Setpres.

Gus Ipul menegaskan konsep Sekolah Rakyat dirancang dengan mengintegrasikan tiga fungsi utama yang berjalan secara beriringan. Yakni fungsi edukasi, rehabilitasi dan vokasi.

Melalui skema tersebut, anak-anak yang belum siap secara psikologis maupun motorik untuk mengikuti kegiatan belajar formal akan mendapatkan intervensi rehabilitasi di sentra-sentra pelayanan Kementerian Sosial hingga siap bergabung bersama siswa lainnya.

"Kami berterima kasih atas rekomendasi-rekomendasi yang diberikan kepada Kementerian Sosial. Kami juga terima kasih selama ini KPAI mendampingi kami, terutama dalam rangka menjalankan program strategis Bapak Presiden Sekolah Rakyat," ujar Gus Ipul.

(Anggi Tondi)