Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Fraksi NasDem.
Dukung Polri Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, Sahroni: Jangan Ragu Tindak Tegas
Anggi Tondi Martaon • 19 October 2026 15:11
Jakarta: Komisi III DPR mendukung langkah Bareskrim Polri mendalami dugaan tindak pidana di sektor pasar modal dengan berkoordinasi langsung bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Aparat penegak hukum diminta bertindak tegas jika menemukan bukti pelanggaran.
“Komisi III mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut seluruh dugaan kejahatan pasar modal. Kalau memang ditemukan unsur pidana, jangan ragu untuk ditindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik perorangan, kelompok, maupun korporasi," kata Waki Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Senin, 19 Oktober 2026.
Sahroni menegaskan pasar saham Indonesia harus sehat dan transparan. Jangan sampai ada segelintir orang mengambil keuntungan pribadi.
"Dengan cara melanggar hukum, memanipulasi, lalu merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Ini kejahatan ekonomi yang serius,” ujar Sahroni.
Sahroni menilai fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat. Hal itu ditambah dengan aspek penegakan dan kepastian hukum yang semakin baik.
“Apalagi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo (Prabowo Subianto), salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha, yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi para investor tidak perlu ragu,” tegas Sahroni.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Foto: Metro TV
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengerahkan tim untuk mengusut dugaan pelanggaran atau tindak pidana di pasar modal. Hal ini disampaikan Suyudi saat menyambangi Gedung BEI, Jakarta.
"Kami dari Polri tentunya akan menurunkan tim dari Bareskrim Polri sesuai dengan informasi dan pengaduan yang kami dapatkan adanya dugaan pelanggaran maupun tindak pidana pasar modal," kata Suyudi, dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.