Bocah 9 Tahun di Cilegon Tewas Ditusuk, Polisi Periksa Keluarga

Ilustrasi pembunuhan. (Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M)

Bocah 9 Tahun di Cilegon Tewas Ditusuk, Polisi Periksa Keluarga

Hendrik Simorangkir • 17 December 2025 00:21

Tangerang: Bocah berusia 9 tahun ditemukan tewas di rumahnya di Komplek BBS 3, Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten pads Selasa, 16 Desember 2025 pukul 14.20 WIB. Bocah tersebut tewas akibat luka tusuk senjata tajam yang diterimanya.

"Korban diketahui berinisial E, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun. Korban meninggal dunia akibat luka tusuk benda tajam," ujar Kapolsek Cilegon Kota, Kompol Firman Hamid, Selasa, 16 Desember 2025.

Firman menuturkan, kejadian itu diketahui bermula saat ayah korban berinisial HM, menerima panggilan telepon dari anak keduanya yang terdengar panik dan meminta pertolongan. Mendapat kabar tersebut, ayah korban segera meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan dan menuju rumahnya. 

"Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat," kata Firman. 

Firman menjelaskan, korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan medis. Namun, kata Firman, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam," kata Firman.

Ilustrasi pembunuhan. Metrotvnews.com/ Khairunnisa Puteri M

Menurut Firman, pihaknya telah melakukan pengecekan, dan penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, untuk mencari dan mengumpulkan petunjuk. Pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini Polsek Cilegon Kota bersama Satreskrim Polres Cilegon telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif. Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian," ungkap Firman.

Firman menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti, guna mengungkap secara terang peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak tersebut.

"Sementara saksi awal dalam peristiwa tersebut yakni saudara dari korban berinisial D," kata Firman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)