Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga, Abdur Rozaki. Foto: Istimewa
UIN Sunan Kalijaga Bahas Model Pendidikan Berbasis Industri di Forum Internasional Tiongkok
Misbahol Munir • 18 September 2026 09:36
Jakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memperkuat jejaring internasional dan kolaborasi pendidikan dengan mengikuti The Second Belt and Road International Forum on Vocational Education di Yichang, Tiongkok, 16–17 September 2026.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga, Abdur Rozaki hadir dalam forum yang membahas pengembangan pendidikan vokasi, inovasi teknologi, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Forum tersebut diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Tiongkok dan negara-negara Asia.
Baca Juga :
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat keterkaitan antara pengembangan program studi, peningkatan keterampilan, kebutuhan industri, hingga penyerapan lulusan ke dunia kerja.
Dalam forum tersebut, Abdur Rozaki mempresentasikan materi berjudul “Overseas Education Models and Localized Practices: Teaching Aligned with Industry and School-Enterprise Collaboration.”
Menurut Rozaki, UIN Sunan Kalijaga terus mengembangkan pendidikan yang relevan dengan perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
.jpeg)
The Second Belt and Road International Forum on Vocational Education di Yichang, Tiongkok. Foto: Istimewa.
Melalui paradigma integrasi-interkoneksi, kata dia, UIN Sunan Kalijaga mendorong kolaborasi antara agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dan dunia industri dengan tetap memperhatikan nilai kemanusiaan serta tanggung jawab sosial.
“Pendidikan tinggi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan dunia industri menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan pembelajaran memiliki keterkaitan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Rozaki dalam keterangannya, Jumat, 18 September 2026.
Menurut Rozaki, partisipasi UIN Sunan Kalijaga dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai dapat menjadi salah satu pendekatan dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.