Ilustrasi langit. Foto: Pexels.com/Fitri Nur.
Modifikasi Cuaca di Jakarta Terkendala, Ini Penyebabnya
Nattasya Amani Vrazeti • 14 September 2026 23:32
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menemui kendala dalam menerapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memancing hujan buatan. Hal ini akibat minimnya keberadaan awan potensial di langit Jakarta.
“Karena memang sekarang ini kami kemarin beberapa hari yang lalu termasuk yang mencoba untuk melakukan OMC ataupun intervensi untuk bisa hujan, tetapi memang awannya itu lagi hampir enggak ada. Bahkan minggu lalu hari Jumat itu lima kali kita lima sorti pakai Cessna, karavan dan enggak bisa hujan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri acara Jakarta Investment Awards (JIA) 2026 di Hotel The Westin Jakarta, Jakarta Selatan, Senin, 14 September 2026.
Pramono berharap kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan kian membaik dengan munculnya tutupan awan di atas langit Ibu Kota. Sehingga penyemaian garam (cloud seeding) dapat berjalan optimal untuk memicu hujan.
“Saya berharap mudah-mudahan apa? Sekarang ini harapannya ada awan dan kemudian bisa hujan supaya kekeringan itu bisa kita kurangi,” tambah Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Guna merespons dampak kekeringan yang makin mendesak, Pramono telah menginstruksikan jajarannya untuk memobilisasi armada truk tangki guna mendistribusikan bantuan air bersih ke titik-titik wilayah yang terdampak krisis air.
“Tetapi bagi daerah-daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah, pemerintah DKI Jakarta membantu dengan air. Dengan tangki-tangki yang ada kita bantu. Termasuk dua, bukan hanya di mana tadi? Cilandak tetapi ada dua kelurahan lagi yang mengalami hal yang sama. Kami memberikan bantuan air untuk itu,” tegas Pramono.