Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur melakukan pembongkaran terhadap puluhan bangunan di sepanjang pinggir Kali Ciliwung. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.
Normalisasi Ciliwung, Puluhan Bangunan di Kramat Jati Mulai Dibongkar
Zaenal Arifin • 4 February 2026 21:50
Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur melakukan pembongkaran terhadap puluhan bangunan di sepanjang pinggir Kali Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 4 Februari 2026. Eksekusi bangunan di Jalan Taman Harapan yang meliputi RT 04, 02, dan 15 ini dilakukan guna percepatan pembangunan tanggul di wilayah yang menjadi langganan banjir tersebut.
"Kalau di sini RT 04 itu ada lima bangunan, tapi totalnya di RT 04, 02 dan 15 itu kurang lebih 20 bangunan," ucap Sigit (64), salah seorang warga terdampak di lokasi pembongkaran.
Sigit mengungkapkan bahwa warga di lingkungannya sudah sangat menderita akibat intensitas banjir yang kian meningkat. Sejak akhir tahun 2025 hingga Januari 2026, kawasan tersebut setidaknya sudah terendam lebih dari 20 kali dengan ketinggian air yang mencapai leher orang dewasa.
"Sekarang tuh setiap hujan, dari hulu masih masuk (ke rumah). Kemarin tanggal 30 Januari 2026, seleher banjirnya, sekitar satu setengah meter," ungkap Sigit.
Lelah menghadapi banjir selama puluhan tahun, Sigit mengaku mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membebaskan lahan di bantaran kali. Baginya, kompensasi yang diterima menjadi jembatan untuk pindah ke lokasi yang lebih aman dan terbebas dari ancaman luapan Ciliwung.

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur melakukan pembongkaran terhadap puluhan bangunan di sepanjang pinggir Kali Ciliwung. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.
"Ya kalau saya dapat ganti rugi sih maunya pindah, sudah lelah juga puluhan tahun mengalami banjir. Penggusuran dilakukan secara bertahap, kalau sudah dipasang stiker pembebasan lahan, baru dieksekusi," tandas Sigit.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas Sudin SDA Jakarta Timur melakukan pembongkaran secara manual pada bagian atas bangunan sebelum menyasar sisi bawah. Bangunan-bangunan yang dibongkar dipastikan telah ditinggalkan oleh penghuninya setelah proses penerimaan uang kompensasi dari pemerintah tuntas dilakukan.