Keluarga jurnalis Yudistira (Inews) turut mengikuti proses pencarian menggunakan KP Sanjaya di sekitar Gunung Krakatau dan Pulau Sertung pada Sabtu (12/9/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Masuk Hari Ke-7, Basarnas Evaluasi Kelanjutan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
Lukman Diah Sari • 14 September 2026 11:13
Pandeglang: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) akan mengevaluasi pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (abk) yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, setelah memasuki hari ketujuh pencarian, Senin, 14 September 2026. Hasil pelaksanaan operasi pada hari ketujuh akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apakah operasi SAR dihentikan atau diperpanjang.
"Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan nanti kita lihat dari hasil pelaksanaan hari ketujuh ini sehingga nanti jadi bahan evaluasi kita, apakah operasi akan kita hentikan ataupun diperpanjang," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, Banten, Senin, 14 September 2026, melansir Antara.
Sementara itu, Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas Rangga Aribowo menjelaskan terdapat sejumlah dasar yang menjadi pertimbangan dalam memperpanjang operasi SAR. Menurut dia, operasi dapat diperpanjang apabila masih ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, barang-barang milik korban, maupun adanya laporan saksi yang melihat sebaran material yang diduga berasal dari kecelakaan.
Dalam kondisi tersebut, status dapat dialihkan menjadi siaga sehingga apabila kembali ditemukan tanda-tanda keberadaan korban atau terdapat laporan baru dari masyarakat, operasi SAR dapat dibuka kembali.
"Kalaupun seandainya operasi SAR ditutup, berganti mode kesiapsiagaan. Bilamana ditemukan tanda-tanda adanya laporan keberadaan korban, operasi SAR diadakan kembali," jelas dia.

Tim SAR memantau peta operasi pencarian delapan warga yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, Senin (14/9/2026). ANTARA/ZUBI MAHROFI.
Seperti diketahui, delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.