Pramono Harap LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di The Trava Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat 11 September 2026. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.

Pramono Harap LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026

Nattasya Amani Vrazeti • 11 September 2026 14:16

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai diresmikan pada September 2026. Saat ini rute LRT itu masih dalam tahap uji coba.

“Saya berharap bahwa peresmian mudah-mudahan bisa diadakan pada bulan September ini,” ujar Pramono usai memberikan sambutan dan pemberian apresiasi kader pada Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026, di The Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat 11 September 2026.

Pramono menyebut target itu ditetapkan menyusul tuntasnya seluruh persiapan teknis perkeretaapian. Termasuk, integrasi antarmoda transportasi di bawahnya.

“Karena kenapa? yang pertama memang sudah siap dan sudah selesai sepenuhnya, baik itu persinyalan, perkeretaapian, dan semuanya,” ucap Pramono. 

Selain kesiapan jalur dan persinyalan, pengerjaan penataan ruang di bawah koridor LRT tengah dirapikan untuk menunjang kenyamanan penumpang. Pramono menyebut infrastruktur penunjang tersebut disiapkan untuk menghubungkan layanan LRT dengan angkutan pendukung, seperti armada TransJakarta di sejumlah stasiun. 

“Konektivitas yang kita lakukan di hampir semua stasiun yang ada, sekarang ini antara LRT nanti dengan Transjakartanya sudah terkoneksi dengan baik,” ujar Pramono. 

Moda transportasi LRT yang menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai saat uji coba di Jakarta, Kamis (10/9/2026). (ANTARA/Mario Sofia Nasution).

Dalam uji coba terbaru, waktu tempuh LRT dari Kelapa Gading menuju Manggarai tercatat hanya memakan waktu 28 menit. Pramono menyebut bersamaan dengan rencana peresmian rute Kelapa Gading–Manggarai, kelanjutan proyek LRT rute Manggarai menuju Dukuh Atas sepanjang 2,1 kilometer juga mulai digulirkan.

Pembangunan dipastikan sudah mengantongi alokasi anggaran khusus melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dan saya juga sudah meminta untuk pembangunan lanjutan dari Manggarai ke Dukuh Atas yang kurang lebih 2 kilo atau 2,1 kilo sudah bisa dimulai sekarang ini dan anggarannya sudah ada. Anggaran di APBD sekarang ini kita anggarkan 600 miliar lebih,” kata Pramono. 

(Siti Yona Hukmana)