Kegiatan berlangsung khusyuk di masjid peninggalan para Walisongo tersebut. Setiap sore usai salat ashar serambi Masjid Agung Demak dipenuhi jamaah yang didominasi para lansia. Mereka duduk rapi mengikuti pengajian, menyimak materi keagamaan yang disampaikan para kiai.
Masjid Agung Demak sejak dahulu dikenal sebagai pusat penyebaran agama Islam dan pusat pendidikan. Nilai sejarah dan religius yang kuat menjadikan masjid ini sebagai salah satu destinasi religi unggulan di Kabupaten Demak. Memasuki bulan Ramadan, masjid semakin ramai didatangi jamaah dan peziarah. Mereka tidak hanya singgah untuk beristirahat dan menunaikan salat, tetapi juga untuk memperdalam ilmu agama.
Antusiasme tinggi ditunjukkan para santri lansia yang mengikuti program pesantren khusus usia lanjut. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang berasal dari Sumatra dan Kalimantan. Para santri rela meninggali keluarga sementara waktu demi dapat beribadah dengan lebih khusyuk di lingkungan yang bersejarah.
Salah seorang santri lansia asal Jambi, Untoro, mengaku bersyukur dapat mengikuti Pesantren Ramadan di Masjid Agung Demak.
"Alhamdulillah, di sini saya bisa lebih tenang beribadah dan menambah ilmu agama. Suasananya mendukung sekali," ujar Untoro, Senin, 23 Februari 2026.
Hal senada disampaikan santriwati lansia asal Kota Semarang, Uni Lidya. Ia mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut meski harus tinggal sementara jauh dari rumah.
"Usia boleh tua, tapi semangat belajar agama jangan berhenti. Di sini saya merasa lebih dekat dengan Allah dan punya banyak teman," kata Uni Lidya.

Program Pesantren Lansia ini diperuntukkan bagi masyarakat berusia 56 tahun ke atas. Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu agama, tetapi juga memperoleh fasilitas tempat tinggal sementara serta pendampingan selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Saat ini tercatat sebanyak 135 santri dan santriwati lansia mengikuti Pesantren Ramadan di Masjid Agung Demak. Lurah Pondok Lansia Masjid Agung Demak, Zaenuri, berharap program ini dapat terus berjalan dan memberi manfaat luas bagi para pesertanya.
"Kami berharap pesantren lansia ini bisa memperkuat keimanan para peserta sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi lansia dari berbagai daerah," tutur Zaenuri.