Contoh Khotbah Jumat Singkat Tentang Ramadan 2026

Ilustrasi Khutbah Jumat di masa pandemi (DKM Nursiah Daud Paloh/Syarifuddin)

Contoh Khotbah Jumat Singkat Tentang Ramadan 2026

Putri Purnama Sari • 27 February 2026 11:11

Jakarta: Khotbah Jumat adalah jenis ibadah yang dilakukan oleh umat Islam setiap hari Jumat. Sebelum salat Jumat dimulai, khatib akan memberikan nasehat, pengingat, informasi dan ajakan kepada jamaah dalam khotbah ini. 

Ramadan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperdalam makna ibadah, termasuk melalui khotbah Jumat. 

Di bulan suci ini, isi khotbah tak hanya mengulas hukum dan keutamaan puasa, tetapi juga menyoroti berbagai ketakwaan dan nilai agama lainnya. Pesan-pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa ramadan adalah waktu terbaik untuk melakukan perubahan diri secara menyeluruh. 

Khotbah Jumat di Bulan Ramadan 

Berikut contoh Khotbah Jumat di bulan ramadan yang dapat dijadikan referensi. 

Khotbah Pertama

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman, Islam, serta kesempatan kepada kita untuk kembali bertemu di bulan suci Ramadhan.

Selawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,

Hari ini kita berada di bulan Ramadan, bulan yang mulia yang penuh rahmat dan ampunan. Ramadan bukan sekedar bulan puasa melainkan sebagai madrasah ruhiyyah, sekolah tempat kita melatih ruhani dan meningkatkan spiritualitas. Ia merupakan momentum penting untuk memperbanyak ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan, terutama menjauhi berbagai bentuk kerusakan serta membersihkan jiwa dan amal dari unsur-unsur penyimpangan.

Setiap manusia membutuhkan jeda, sebuah "stasiun perhentian" untuk mengisi ulang bekal kehidupan. Pada momen itulah kita berhenti sejenak, merenung, bermuhasabah, dan menata kembali arah langkah agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik dan lebih lurus. Namun seringkali, momentum-momentum penting itu berlalu tanpa kita manfaatkan.

Ramadan datang agar kita belajar jujur kepada Allah. Kejujuran adalah pintu pertama menuju kebaikan. Ketika kita berpuasa, tidak ada manusia yang mengawasi apakah kita benar-benar menahan diri atau tidak. Namun kita tetap menahan diri. 

Allah berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 119 yang memiliki arti, "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tetaplah bersama orang-orang yang benar!"

Oleh karena itu, tidak ada takwa tanpa kejujuran. Tidak ada integritas tanpa ?idq. Bahkan perintahnya bukan sekadar “jadilah orang jujur”, tetapi “bersamalah dengan orang-orang yang jujur”. Artinya, bangun lingkungan kejujuran. Bangun budaya kejujuran. Bangun sistem yang berdiri di atas kejujuran.

Perbanyaklah permohonan ampun kepada Allah SWT, tingkatkan hubungan dengan sesama dan tekadkan Ramadhan kali ini menjadi yang terbaik dalam hidup kita.

 
Khotbah Kedua

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Jemaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ramadan adalah momentum membangun kejujuran sejati melalui kesadaran muraqabah, merasa selalu diawasi Allah SWT yang kemudian melahirkan sikap amanah dalam setiap aspek kehidupan. Puasa tidak berhenti pada menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi lathan integritas, tanggung jawab, dan komitmen moral. 

Dari kejujuran kepada diri sendiri, tumbuh kejujuran kepada sesama, hingga akhirnya terwujud pribadi yang dapat dipercaya dalam keluarga, pekerjaan, dan masyarakat. 

Semoga Allah menjadikan Ramadan ini titik balik untuk membentuk kita menjadi insan bertakwa yang menjadikan kejujuran sebagai jalan hidup, dan amanah sebagai karakter yang melekat sepanjang hayat. 

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Pentingnya Khotbah Jumat Selama Bulan Ramadan

Khotbah selama bulan ramadan sangat penting untuk menjaga umat muslim agar fokusnya tidak hanya berpuasa secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah demi mencapai derajat Muttaqin. Berikut poin penting terkait khotbah selama bulan ramadan:
  • Meningkatkan ketakwaan dan keimanan.
  • Memotivasi ibadah agar maksimal.
  • Edukasi fikih dan hakikat puasa.
  • Panduan untuk memaksimalkan amalan.
Dengan memperkuat ketakwaan dan kepedulian sosial, ramadan diharapkan mampu meninggalkan jejak perubahan yang nyata, baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat. 

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)