Hidupkan Kembali Wajah Humanis Polri, Baharkam Gelar Festival Komik Polisi Penolong

Ilustrasi Polri. Foto: MI.

Hidupkan Kembali Wajah Humanis Polri, Baharkam Gelar Festival Komik Polisi Penolong

Anggi Tondi Martaon • 17 January 2026 15:11

Jakarta: Baharkam Polri menggelar Festival Komik Polisi Penolong 2025 di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi, 18 Desember 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian upaya membangun kembali kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. 

Festival ini merupakan puncak rangkaian Lomba Komik Polisi Penolong 2025, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik, khususnya anak muda, untuk merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik. 

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Karyoto, beserta jajaran. Kehadiran Kabaharkam sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Komik sebagai Jembatan Emosi Generasi Muda

Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik, terutama di media sosial, menghadapi tantangan serius. Padahal di lapangan, masih banyak polisi yang hadir sebagai penolong pertama saat terjadi bencana, kecelakaan, konflik sosial, hingga situasi darurat lainnya. “Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan.

Lomba Komik Polisi Penolong telah dilaksanakan pada November–Desember 2024. Jumlah peserta mencapai 500 orang dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 15 karya terbaik dan 1 karya favorit dipamerkan dalam Festival Komik Polisi Penolong 2025. Pengumuman pemenang juga bakal dilakukan dalam kegiatan tersebut.

Dewan juri yang hadir dalam acara ini terdiri dari (seniman dan komikus nasional Jan Praba, (komikus digital nasional Wahyu Aditia, serta inisiator Lomba Komik Polisi Penolong Hasby Ristama.

Polisi Penolong: Kemampuan Nyata, Peralatan Nyata

Melalui festival ini, masyarakat bakal diajak melihat langsung kemampuan dan kelengkapan peralatan Polri dalam menjalankan fungsi penolong dan penyelamat. Beragam satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut hadir, di antaranya, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur udara dan laut.

Poster Festival Komik Polisi Penolong. Foto: Instagram @baharkam_polri.

Korps Sabhara, menghadirkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana. Salah satu anjing pelacak legendaris yang gugur saat mencari korban bencana Sumatra, K9 Reno, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.

Tak hanya itu, jajaran Binmas Polri juga hadir, termasuk sosok Pak Purnomo, Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya. Kehadirannya menjadi simbol nyata polisi yang hadir, mendengar, dan membantu masyarakat.

Ruang Ekspresi, Dialog, dan Partisipasi Publik

Festival Komik Polisi Penolong dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Beragam kegiatan bakal digelar, mulai dari:
  • Lomba menggambar komik untuk anak-anak SD
  • Lomba lukis Polisi Penolong secara spontan (on the spot)
  • Senam Zumba bersama
  • Pameran foto dan peralatan rescue Polri
  • Panggung dialog dan “curhat publik” tentang pengalaman, kritik, dan harapan terhadap Polri
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri. Mereka dapat berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Nantinya, acara ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah Lomba Komik Polisi Penolong 2025. Hadiah bakal diserahkan langsung oleh Kabaharkam sebagai simbol apresiasi terhadap kreativitas publik dalam merawat narasi positif tentang polisi.

Melalui festival ini, Polri menegaskan kembali pesan pentingnya menanamkan di balik seragam, masih banyak polisi baik, siap menolong, siap hadir, dan siap mendengar masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)