Kasatpol-PP Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang saat memberikan sosialisasi kepada para pengendara yang melintas, Sabtu, 3 Januari 2026. ANTARA/Anggi Mayasari
Warga Bengkulu Dilarang Minta Sumbangan di Lokasi Banjir
Silvana Febiari • 3 January 2026 17:00
Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melarang warga meminta sumbangan kepada para pengendara yang melintas di lokasi atau kawasan yang terdampak banjir. Larangan ini khusus diberlakukan di jalan alternatif yang berada di Kelurahan Rawa Makmur.
"Satpol PP salah satunya menegakkan peraturan daerah (Perda), meminta sumbangan tanpa izin itu tidak boleh. Selain itu, kegiatan tersebut juga sudah mengganggu ketentraman masyarakat," kata Kasatpol-PP Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang, dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Januari 2025.
Awalnya, Satpol PP Kota Bengkulu menerima laporan dari pengendara yang melintas tentang adanya oknum warga yang meminta sumbangan. Aksi tersebut menyebabkan kemacetan di jalur alternatif dan mengganggu ketentraman masyarakat yang terdampak banjir.
Baca Juga :
Dengan adanya laporan tersebut, personel Satpol-PP Kota Bengkulu melakukan penertiban dan siaga di lokasi. Tujuannya agar oknum warga tidak kembali meminta sumbangan kepada para pengendara yang melintas.
"Begitu kami datang, orang-orang yang membawa kardus itu menghilang. Ini menunjukkan memang ada pelanggaran dan potensi gangguan ketertiban," terang dia.
Dirikan tenda pengungsian
Sementara itu, Pemkot Bengkulu telah mendirikan tenda pengungsian dan menyiapkan mobil dapur umum di lokasi terdampak banjir. Pihaknya juga menyiagakan perahu karet untuk membantu evakuasi warga."Secara garis besar kita sudah kumpul di Perumahan Korpri, itu salah satu kawasan yang paling parah banjirnya. Dari BPBD dan Tagana sudah siaga di lokasi untuk memberikan bantuan," sebut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana.
Adapun wilayah yang terendam banjir di Kota Bengkulu, yaitu Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, Perumahan Ejuka Kelurahan Bentiring, Jalan Tanggul Gang Merpati II Kelurahan Rawa Makmur, RT 7 Kelurahan Semarang, serta Kelurahan Tanjung Jaya.

Salah satu rumah warga yang terendam air di kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu, Sabtu, 3 Januari 2026. ANTARA/Anggi Mayasari
Selain puluhan rumah yang terendam air, akses jalan di Kelurahan Rawa Makmur terpaksa ditutup total. Genangan air menutupi badan jalan, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Untuk itu, BPBD Kota Bengkulu bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Sosial, Satpol PP, serta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Saat ini, anggota BPBD Kota Bengkulu telah berada di lokasi terdampak dan mendirikan tenda pengungsian. Mereka juga mengerahkan mobil dapur umum beserta peralatan pendukung lainnya.