Serangan Udara AS-Israel Hantam Pelabuhan Strategis Iran di Selat Hormuz

Upaya pemadaman kebakaran akibat serangan udara di pelabuhan Iran. (Iranian Red Crescent / Anadolu)

Serangan Udara AS-Israel Hantam Pelabuhan Strategis Iran di Selat Hormuz

Muhammad Reyhansyah • 1 April 2026 14:35

Bandar Abbas: Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan telah menargetkan sebuah pelabuhan di kota pesisir selatan Bandar Abbas, yang terletak di sepanjang Selat Hormuz.

Menurut laporan media Iran, serangan tersebut menyasar Pelabuhan Shahid Haghani yang digunakan untuk aktivitas penumpang dan komersial.

Melansir Anadolu, Rabu, 1 April 2026, Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan, Ahmad Nafisi, mengonfirmasi melalui kantor berita Tasnim bahwa pasukan AS dan Israel telah menyerang Pelabuhan Shahid Haghani di Bandar Abbas. 

Pelabuhan strategis tersebut merupakan fasilitas vital yang hanya digunakan untuk melayani kebutuhan penumpang dan aktivitas komersial.

Nafisi mengatakan bahwa tim pencarian dan penyelamatan serta pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai kemungkinan korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

AS dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, yang menurut otoritas Iran telah menewaskan lebih dari 1.340 orang.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Menurut data resmi AS, sedikitnya 13 personel militer Amerika Serikat telah tewas sejak konflik dimulai.

Konflik ini juga berdampak pada kenaikan harga energi global serta mengganggu aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sebagian besar pengiriman minyak dunia setiap harinya.

Baca juga:  UEA Dikabarkan akan Ikut Koalisi untuk Buka Blokade Selat Hormuz

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)