Warga Kabupaten Mukomuko menemukan jasad di pantai wilayah Kecamatan XIV Koto, Kamis, 24 September 2026. ANTARA/Ferri
BPBD Pastikan Jasad di Pantai Mukomuko Bukan Rombongan Jurnalis Hilang
Silvana Febiari • 25 September 2026 07:48
Kota Bengkulu: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan jasad laki-laki yang ditemukan di pantai Satuan Pemukiman (SP) 10 Desa Rawa Bangun bukan bagian dari rombongan jurnalis hilang. Jasad tersebut sebelumnya diduga berkaitan dengan hilangnya rombongan jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Yang jelas jasad ini sudah diklarifikasi kepada orang tuanya yang berasal dari Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, dan memang itu anaknya," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mukomuko Hitatun, dilansir dari Antara, Jumat, 25 September 2026.
BPBD Kabupaten Mukomuko menerima laporan dari warga terkait penemuan jasad laki-laki dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian, tetapi masih menggunakan celana panjang. Jasad itu ditemukan di kawasan pantai Satuan Pemukiman (SP) 10 Desa Rawa Bangun, Kecamatan XIV Koto, Kamis pagi, 24 September 2026.
Kemudian, BPBD Kabupaten Mukomuko menurunkan petugasnya untuk memastikan laporan warga terkait penemuan jasad di kawasan tersebut. Pihaknya bersama dengan Basarnas dan polisi mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD Mukomuko.
"Jasad tadi sudah dievakuasi di RSUD untuk dilakukan visum dan otopsi. Selanjutnya kewenangan polisi untuk menanganinya," ungkapnya.

Tim Basarnas bersama dengan kepolisian dan masyarakat setempat saat melakukan evakuasi terhadap jenazah tanpa identitas yang ditemukan di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis, 24 September 2026. (ANTARA/Anggi Mayasari)
Setelah jasad ditemukan, pihak terkait menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk memastikan identitas korban. Orang tua korban dari Desa Ranah Karya kemudian didatangkan dan memastikan jasad tersebut merupakan anaknya.
Dia menyebutkan korban yang berasal dari wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatra Barat ini merupakan salah satu siswa SMA di Kabupaten Mukomuko.